Feb
15
2012
Kebahagiaan pasangan yang baru menikah akan semakin lengkap dengan hadirnya sang buah hati. Setelah hampir setahun menikah, teman-teman saya ini (segera) dipercaya Tuhan untuk merawat dan mendidik hasil benih-benih cinta mereka. Yukkk.. Nengokin keimutan mereka sebelum tumbuh menjadi “penguasa dunia”.. Hehehe..

Continue reading
4 comments | posted in Catatan
Feb
9
2012
Banyak orang yang bertanya, “Kenapa kita mendoakan Nabi Muhammad? Kenapa kita bersusah payah melantunkan shalawat untuk Nabi Muhammad yang sudah jelas-jelas masuk surga? Apa pula manfaatnya buat kita?”
Bagi yang pemahaman Islam-nya dangkal seperti saya, pasti pernah memiliki pertanyaan seperti itu. Atau minimal selama ini kita memang bershalawat, tapi tidak tahu tujuan lainnya, selain agar dapat pahala saja. Kenapa.. Kenapa.. Dan kenapa.. Sampai beberapa hari yang lalu saya mengikuti pengajian dalam rangka Maulid Nabi di Masjid Al-Kautsar, Kertosono. Mendengarkan ceramah Ustad Mashuri yang berasal dari Jombang ini, membuat saya sedikit paham alur sunahnya bershalawat untuk Nabi kita tercinta.

Tahu diba`an? Itu lho.. Jenis shalawatan yang dilantunkan bersama-sama dan biasanya dilakukan di masjid seminggu sekali. Dulu waktu saya masih SD, sering banget diajak Mbak Dina (kakak saya nomer dua) ke masjid. Belum fasih dan belum hafal banget, masuk SMP saya sudah jarang ke masjid untuk diba`an karena ga ada Mbak Dina yang ngajakin (malasnya jangan jadi contoh ya). Nah.. Ustad Mashuri kemarin ini mengulas tentang isi diba’an. InsyAlloh, berikut adalah rangkuman yang masih bisa saya ingat dan saya tulis (eh, lebih tepatnya diketik ding!).
Continue reading
2 comments | posted in Artikel
Jan
28
2012
Sepertinya saya sudah lama sekali tidak me-review sebuah buku. Mungkin ngerasa sudah ga kuliah lagi kali ya.. Jadi, tiap selesai baca buku cuma bergumam “hmmm…”, “oooo..”, “keren…”, “wihhh..”. Dan seminggu kemudian, sedikit demi sedikit lupa pada bagian-bagian yang seharusnya diingat karena udah distabilo atau dicatat ulang (pembaca macam apa saya ini?). Kalau dulu jaman kuliah sih, masih telaten menandai bagian-bagian yang penting. Lebih tepatnya “dipaksa” telaten dan teliti karena me-review novel-novel yang tebel bisa jadi tugas yang awalnya terasa membosankan (curhatan khas anak sastra :p) tapi lama-kelamaan jadi sebuah kebiasaan yang menyenangkan.
Nah, kali ini saya ingin me-review buku yang cukup best seller di Indonesia. Buku ringan bergenre komedi yang jarang ada di toko buku. Apalagi kalau bukan hasil tulisan Raditya Dika yang terbaru, Manusia Setengah Salmon. Ini adalah buku keenam yang ditulisnya, setelah kelima buku sebelumnya selalu jadi best seller dan yang judulnya ga jauh dari binatang-binatang. Kenapa baru kali ini saya me-review bukunya, karena bukunya kali ini benar-benar keren! Lebih dari sekedar lucu dan lebih bisa bikin terharu. Ada beberapa bagian yang bisa membuat saya ngakak sendiri sampai muka saya terasa panas dan jadi merah (bukan karena disetrika lho ya :p). Ada juga bagian yang membuat saya berhenti sejenak dari aktivitas membaca, meletakkan buku, dan kemudian merenung. Unik sekali!
Continue reading
3 comments | posted in Artikel
Jan
18
2012
Kau sudah memegang semua “kartu as” ku, tapi aku tak memegang “kartu as” mu sama sekali, aku rela. Tanpa aku menunjukkan “sisa kartu” yang ada di jemariku, sudah kupastikan kau tau, dan aku rela (kalah olehmu). Aku selalu muncul di hadapanmu dengan wangi, tapi kau selalu muncul dihadapanku dengan bau lapuk, (lagi-lagi) aku rela. Malam kunantikan dan berharap kau memuji baju tidurku yang berwarna-warni, meski tatapanmu (tetap) kosong dan cuek, aku (pasti) rela.
Aku terlalu mencintaimu. Entah kau sadari atau tidak. Aku tau itu tak baik bagi diriku, dan sebenarnya tak berarti apapun untukmu. Tapi, jujur, aku merasa seperti itu. Ketika malam datang, aku bersorak gembira. Buru-buru makan malam dan segera mengunci pintu kamar agar (secepatnya) bisa berduaan denganmu. Aku bahagia bisa mendapatkan mu di “sudut” terisolasi tanpa siapapun menyadari. Kadang Tuhan cemburu padamu, karena aku suka melakukan pengakuan dosa terlebih dulu padamu. Pernah aku “ditegur” Tuhan dengan hilangnya dirimu dari sudut ternyamanmu, dan aku menangis tersedu seperti seorang model iklan rambut yang sudah dikontrak merek sampo terkenal, kemudian rambutnya terbakar karena kecelakaan. Ah.. Keterlaluan kah aku? Kurasa tidak.. Aku hanya terlalu bergantung padamu, mungkin itu pula yang hendak Tuhan peringatkan. Tapi sekali lagi, aku tak bisa jauh-jauh darimu. Tapi juga tak bisa menduakan Tuhan.
Continue reading
2 comments | posted in Catatan
Jan
17
2012
Beberapa hari yang lalu, saya berkesempatan untuk mengunjungi Kampung Idiot di Desa Sidoarjo, Kecamatan Jabon, Ponorogo. Masuk dalam kategori “Kejadian Luar Biasa”, Kampung Idiot ini di blow up berbagai macam media massa, yang membuat saya jadi penasaran. Bersama dengan ibu-ibu pengajian ibu saya, akhirnya saya bisa juga berkunjung kesini.
Siang itu, saya beserta rombongan Pengajian Siti Khadijah tiba di lokasi dengan sedikit bertanya-tanya,”Loh.. Ini kampung idiot? Mana orang idiotnya? Kok yang datang di masjid (tempat berkumpulnya kami dengan orang-orang kampung idiot) yang normal-normal aja?” Tak beberapa lama, kepala desa (maaf.. saya lupa namanya) dan seorang “relawan” dari luar Kecamatan Jabon bernama Pak Zainuri menyambut kami. Setelah melakukan ramah tamah dengan kepala desa dan Pak Zainuri, kami mendapat pemberitahuan, bahwa awal mulanya mereka ingin mengumpulkan orang-orang idiot itu untuk bertemu dengan kami langsung. Tapi karena orang-orang idiot ini susah untuk keluar dari rumahnya, alhasil yang datang untuk menerima sumbangan ala kadarnya dari ibu-ibu Pengajian Siti Khadijah ini keluarganya saja, dan yang normal tentunya.
Continue reading
no comments | posted in Artikel
Jan
11
2012
3 comments | posted in Catatan
Jan
2
2012
Miris dengan fenomena selingkuh yang terjadi dimana-mana, diam-diam saya mengamati apa itu selingkuh dan bagaimana selingkuh bisa terjadi. Abaikan saja ulasan kali ini jika dirasa akan membuat marah atau memang tak sesuai dengan pendapat kalian. Saya hanya sekedar sharing menurut apa yang saya tahu. Hal ini bukan karena saya selingkuh ataupun diselingkuhi, tapi murni karena saya prihatin dengan kondisi saat ini *halah, gaya! :p
Kalau kalian cermati, lagu-lagu hits di Indonesia hampir sebagian besar bertema perselingkuhan. Sang pencipta lagu selalu memiliki alasan mengapa menciptakan lagu tentang mendua dan meniga. Bisa saja karena pengalaman pribadi atau pun cerita dari sahabatnya, yang tentunya semakin marak terjadi. Dari situ saja kita bisa melihat, berarti selingkuh menjadi hal yang biasa dewasa ini. Bahkan lagu-lagu tersebut hafal diluar kepala dan dirasa “aku banget” bagi sebagian kalangan *sedih ya?
Tanpa merendahkan kaum saya sendiri, pihak pertama yang patut dicugai atas banyaknya fenomena selingkuh ini adalah kaum hawa. Banyak sekali wanita yang suka bermain api dengan apa yang dirasa “menyenangkan” ini. Padahal sifat kaum hawa yang unpredictable ini justru membuat segalanya yang awalnya mudah menjadi serba susah.
Continue reading
5 comments | posted in Artikel
Dec
24
2011
“Orang yang berilmu dan beradab tidak akan pernah diam dikampung halaman….
Tinggalkanlah negerimu dan merantaulah ke negeri orang….
Merantaulah….
Kau akan mendapatkan pengganti dari kerabat dan kawan…..
Berlelah-lelahlah……….
Manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang…
Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih..
Jika tidak kan keruh menggenang…
Continue reading
2 comments | posted in Puisi
Dec
12
2011
Musimku telah berganti..
Tanpa menanyakan pagi atau mengikuti jalannya..
Tidak juga bereaksi dan berkreasi..
Tapi tetap menunggu matahari untuk bersuara..
Musimku pun telah cerah..
Tanpa peduli hujan ataupun kemarau..
Karena pagi yang kutunggu sudah searah..dengan keinginan yang seharusnya satu..
Continue reading
5 comments | posted in Puisi
Nov
24
2011
Event dua tahun sekali ini menjadi event yang cukup di nanti para atlet-atlet yang haus berkompetisi. Sekitar dua belas hari, pesta olahraga untuk kawasan Asia Tenggara berhasil dilaksanakan di Indonesia, tepatnya di Jakarta dan Palembang. Peserta dari sebelas negara berlomba-lomba untuk meraih emas sebanyak-banyaknya, untuk menjadi juara umum. Alhamdulillah, kali ini Indonesia menjadi “Tuan” di “rumahnya sendiri”. Berikut hasil emas yang diperoleh masing-masing negara:
PEROLEHAN MEDALI
|
No
|
Negara
|
|
|
|
|
Emas
|
Perak
|
Perunggu
|
|
1
|
|
Indonesia
|
182
|
151
|
143
|
|
|
|
|
|
|
|
2
|
|
Thailand
|
109
|
100
|
120
|
|
|
|
|
|
|
|
3
|
|
Vietnam
|
96
|
92
|
100
|
|
|
|
|
|
|
|
4
|
|
Malaysia
|
59
|
50
|
81
|
|
|
|
|
|
|
|
5
|
|
Singapore
|
42
|
45
|
73
|
|
|
|
|
|
|
|
6
|
|
Philipines
|
36
|
56
|
77
|
|
|
|
|
|
|
|
7
|
|
Myanmar
|
16
|
27
|
37
|
|
|
|
|
|
|
|
8
|
|
Laos PDR
|
9
|
12
|
36
|
|
|
|
|
|
|
|
9
|
|
Cambodia
|
4
|
11
|
24
|
|
|
|
|
|
|
|
10
|
|
Timor Leste
|
1
|
1
|
6
|
|
|
|
|
|
|
|
11
|
|
Brunei Darussalam
|
0
|
4
|
7
|
Continue reading
no comments | posted in Catatan