Jan 10 2015

Garoeda Sport

Alhamdulillah ya.. Ternyata di dekat rumah mertua ada kolam air disewakan untuk berenang. Kebetulan banget akhir tahun kemarin pas lagi kumpul keluarga (karena pas liburan sekolah), jadi bisa renang rame-rame deh. Meski personil keluarga belum komplit, seneng deh liat Fazna untuk pertama kalinya berenang di tempat umum.

swim8

Continue reading


Oct 19 2014

Taman Kahfi

Taman Kahfi? Hm… Sebenarnya taman ini tak bernama (atau mungkin belum ya).. Hahahha.. Habis saya cari-cari, plang namanya ga ketemu-ketemu sih.. Tapi karena terletak di Jalan Al-Kahfi, jadi saya pribadi menamainya Taman Kahfi, hihihi..

Saya sering banget lewat jalan ini, dan dari luar taman ini terlihat hijau dan rindang.. Duh, di Jakarta begini paling seneng lihat yang hijau-hijau terbentang luas. Eh kebetulan si tetangga, Bu Ridwan, mau diajakin kesana. Asekkkk.. Cuci Mata.. Yuk ah lihat kondisi si taman..

b c Continue reading


Oct 11 2014

Rimba Baca (Lagi)

Yihaaaa… Ke Rimba baca lagiiii.. Tempat yang homie untuk para pecinta buku di daerah Jakarta Selatan. Berawal dari diajak tetangga, Bu Ridwan, akhirnya kami ketagihan untuk datang dan datang lagi. Pengen banget jadi membernya, karena banyak keuntungan-keuntungan yang di dapat, tapi sayang minat baca Fazna masih belum kuat. Dikenakan 350 ribu per tahun serta bebas dari biaya pendaftaran. Maksimal boleh  meminjam lima buku selama lima hari. Jika selama lima hari bukunya masih belum selesai dibaca, boleh mundur sampai lima hari lagi. Nah.. kalau lebih dari lima hari yang kedua ini, baru deh kena denda 5000 per buku setiap harinya. Oiya, kalau mau survey dulu juga ga dilarang. Bayar 35 ribu per anak, tapi ga boleh pinjem buku. Jadi ya bacanya disitu.

4

Yang bikin betah sih karena design rumahnya memang diperuntukkan untuk membaca dan bermain untuk anak-anak maupun dewasa. Yuk ah check this out..

5

Keterangan:

1. Ini rak baca untuk anak yang berumur 0-3 tahun. Trus sampingnya lagi untuk anak yang berumur 4-8 tahun. Rata-rata hampir semua bukunya berbahasa Inggris. Ada sih yang berbahasa Indonesia, tapi itu 1% dari semua jumlah buku yang ada. (Maaf ya fotonya “bocor”, ada pak tukang yang sedang membenahi lantai parkitnya yang dimakan rayap, hehehe).

2. Ini rak baca untuk 9-12 tahun. Disampingnya ada toiletnya yang bersih dan wangiiiii (penting ya Dif? Entahlah, saya suka toilet yang bersih dan wangi. Tapi bukan berarti mau tidur situ lho ya.. Hahahaha).

3. Resepsionis. Tempat kita mendaftar dan tersedia buku-buku bersegel, stiker, pamlet iklan, dll yang dijual. Di depannya tersedia pula rak sepatu, jadi wajib melepaskan alas kaki, agar kita lebih hommie.

4. Kantin mungil yang lumayan menyediakan berbagai macam makanan dan minuman untuk mengganjal perut.

Continue reading


Nov 30 2012

Bubuy Lovember

Hampir setiap akhir pekan, selalu saja ada acara. Belum selesai nulis satu artikel untuk diposting, eh udah ada acara lagi. Auckland sekarang memang sedang musim semi. Musim yang menurut bule-bule disini, cuacanya udah ga dingin (kalau saya mah keluar rumah juga masih pake baju berlapis-lapis, tidur malem pun masih pake selimut juga). Musim yang subuhnya kurang lebih jam 4 pagi dan isyanya kurang lebih jam 10 malam (itu berarti siangnya lebih lamaaaa). Musim dimana panas matahari dan hujan yang tidak pernah sederas di Indonesia tapi datang silih berganti dalam sekejap. Beberapa menit sinar matahari menyengat, beberapa menit kemudian hujan rintik-rintik mengguyur. Yeah.. Auckland kan terkenal dengan four season in one day. Akibatnya bunga-bunga disini yang beraneka ragam jenisnya pun bermekaran. Dan disini itu sepertinya “haus” hiburan. Karena acara apa saja jadinya selalu ramai pengunjung, hihihi.. Check this out:

Salah satu tatanan bunga di taman kota, Mt. Albert Park:

Bunga-bunga di Winter Garden. Masuknya gratis dan mata pun jadi lebih seger setelah berwisata alam.

Continue reading


Aug 14 2012

I`m Here

Finally… I met my beloved husband..

Yeah.. After fly almost seven hours from Denpasar to Auckland,

 

Continue reading


Mar 28 2011

Berbagai Wayang di Seluruh Nusantara

Masih di seputar Kawasan Kota Tua Batavia, ada sebuah museum yang bernama Museum Wayang. Museum ini terletak 1 area dengan museum Fatahillah, berdekatan dengan Museum Bank Indonesia, Museum Bank Mandiri dan juga Museum Keramik (sayang aku ga ke tiga museum terakhir karena keterbatasan waktu). Museum ini menyimpan koleksi wayang dari daerah-daerah di Indonesia seperti Jawa, Sunda, Bali, Lombok, Sumatera dan juga luar negeri antara lain Malaysia, Suriname, Kelantan, Perancis, Kamboja, India, Pakistan, Vietnam, Inggis, Amerika dan Thailand. Jumlah koleksinya kurang lebih 5.147 buah yang diperoleh dari pembelian, hibah, sumbangan, dan titipan.

DSC00351

DSC00309 Continue reading


Mar 22 2011

Museum Fatahillah yang Sedikit Mistis

Mau wisata yang murah dan bermanfaat?? Jawabannya ya ke museum lah.. hehehe..

Pas aku ke Jakarta…tentu saja aku gag mau melewatkan museum yang ini..apalagi ditemani seorang gadis imut..Aci namanya..

Langsung tengok sejarah dan isi dari museum ini yoh…

DSC00349 Continue reading


Mar 19 2011

Masjid Istiqlal nan Super Luas

Setiap kali ada acara keagamaan, para presiden dan pejabat-pejabat penting lainnya selalu salat di masjid ini. Jarang banget beliau-beliau ini salat selain di masjid ini. Mungkin karena lokasinya tepat di tengah kota dan dekat dengan instansi-instansi yang ada kali ya? Oiya, berhubung tempatnya dekat dengan Monas juga (klik home untuk tau cerita sebelumnya), akhirnya aku mau dweh diajak sekalian ke Masjid Istiqlal yang sering banget disyuting sama wartawan-wartawan ini.

Dan memang masjid ini super duper luas, sampe untuk keluar dari masjid ini aja aku nyasar.. Hihihi.. Untung papasan sama bapak-bapak yang senyum liat aku bingung dan linglung ga tau pintu keluar. Kondisi saat itu emng sudah malam, jadi udah ga tau ngalor ngidul, sekretariat udh pada tutup lagi, sepi, jadi rodok-rodok takut gimana gitu aku.. Tapi akhirnya bisa pulang juga kok..hehehe..

DSC00215

Cari tau semua yang berhubungan dengan Masjid Istiqlal yuk… 🙂

Continue reading


Mar 16 2011

Yeay! Tugu Monas! :-D

“Ayo ke Monas yuk”, ajakku.
“Idih..udik banget”, ejek seorang kawan padaku.
“Aku kan belum pernah tau”, jawabku sambil manyun.
“Ya wez lah..semoga ntar disana ga ketemu temenku dweh”, lanjutnya.
Haduh…emng kalo pengen tau Monas sama dengan udik ya? Heran..endel banget nie anak..
Padahal nyampe sana ternyata banyak juga kok yang menikmati Tugu Monas. Apalagi ada taman hutan kota di sekitar Monas yang dahulu dikenal dengan nama Lapangan Gambir. Kemudian sempat berubah nama beberapa kali menjadi Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas dan kemudian menjadi Taman Monas sampai sekarang.
Monas atau Monumen Nasional merupakan ikon kota Jakarta. Terletak di pusat kota Jakarta, menjadi tempat wisata dan pusat pendidikan yang menarik bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Monas didirikan pada tahun 1959 dan diresmikan dua tahun kemudian pada tahun 1961.
Keseluruhan bangunan Monas dirancang oleh para arsitek Indonesia yaitu Soedarsono, Frederich Silaban dan Ir. Rooseno. Pada tanggal 17 Agustus 1961, Monas diresmikan oleh Presiden Soekarno.
Dan mulai dibuka untuk umum sejak tanggal 12 Juli 1975.

Yuk kita preteli bagian-bagian Monas yuk…

DSC00201 Continue reading


Mar 6 2011

Karimun=Kremun-Kremun Ing Segoro (Part 3-Habis)

Hari kedua kami sekarang! Tentu saja kami belum puas jika hanya sehari saja mengelilingi gugusan kepulauan Karimun Jawa. So we are very excited in second day, hehe. Sebelum naek kapal, foto dulu dweh di depan kantor camat Karimun  Jawa, hahaa..(padahal lek dirumah ga pernah foto di depan kantor camat sndiri). Maklum..aku masih belum percaya, pulau seindah ini hanya memiliki alun-alun kecil dikelilingi bangunan instansi-instansi sebagai pusat kotanya.

P1010547

Setelah sehari menginap disini, sedikit banyak aku melihat sesuatu yang baru. Bayangin, listrik hanya menyala di pukul 6 sore hingga pukul 6 pagi. Selebihnya mati pet dan masyarakat beraktivitas tanpa listrik (padahal sekarang aja aku ngetik di siang bolong, coba kalo listrik di Kertosono ikutan sistem begituan,haduhh..). Orang-orangnya bener-bener terbebas dari acara gosip pagi ya?Hehe.. Tapi negatifnya, malamnya kami dilarang lupa ngeces hape dan kamera, kalo ga, alamat ga bisa foto-foto ato telpon2 dweh. Oiya..keamanan di Karimun Jawa juga sangat terjamin. Gimana ga terjamin, lawong pintu rumah aja dibiarkan terbuka 24 jam! Sepeda motor parkir dengan kunci masih nyantol di setir! Alamak.. Kalo di Surabaya, nantang maling temenan jenenge!

Continue reading