Feb 27 2011

Karimun=Kremun-Kremun Ing Segoro (Part 2)

DSC00553Aku siap menjelajahi Karimun hari ini!! Hehehe.. Tanpa mandi, kami siap menjelajahi Karimun di hari pertama. Cuaca cukup cerah sedikit mendung menggelantung. Sebelum berangkat, Mas Ari sebagai guide yang baik, memimpin doa sesuai kepercayaan kami masing-masing. Perjalanan pertama dimulai ke Pulau Tengah terlebih dahulu. Jadi, rute yang sudah dipatok per orangnya 450rb ini, acaranya adalah membawa kami dari pulau satu ke pulau yang lainnya dan melakukan segala aktivitas yang berhubungan dengan air. Kalau mau tau lebih jelas bagaimana jadwalnya, nie tak kasih cp ny: 081325131608. Kalo pengen clingak clinguk, bisa liat di websitenya: www.karimunindah.co.cc. Dijamin puas dengan pelayanannya Mas Ari. Sebenarnya terdapat beberapa rincian harga dan fasilitas yang bisa dipilih sesuai budjet, keinginan, serta kebutuhan. Tapi karena kami memilih paket yang paling murah, jadi ya bisanya cuman snorkling n foto2 aja. Kalo mau diving nambah biaya lagi sekitar 750rb per orang (duitku ra cukup!). Semakin banyak rombongan yang hadir, maka harga paketannya semakin murah. Kemarin aja harga paketanku turun jadi 400rb. Itupun sudah termasuk penyebrangan pulang-pergi dari Pelabuhan Jepara, makan 9x, penginapan 3 hari, dan tentu saja penyewaan alat-alat snorkling selama 2 hari sepuasnya!

DSC00564

Continue reading


Feb 24 2011

Karimun=Kremun-Kremun Ing Segoro (Part 1)

“Pokoknya kalo ada apa-apa di sana, berarti itu karena mama ga ngijinin aku,” kataku sambil pura-pura ngambek masuk kamar.

Dan 5 menit kemudian… Tarra!!! Akhirnya aku dibolehin juga sama mama untuk berpetualang di Karimun Jawa. Hihihihi.. dengan sedikit adegan sinetron, hati mama pun luluh! Restu mama menjadi sangat penting, karena papa n mas dop sebagai big boss dirumah sudah ngijinin duluan, hehehe.. Saking perhatiannya mama, beliau juga yang nyepak-nyepakne jajan serta obat-obatan yang biasa ku konsumsi.. Apalagi yang perlu dikhawatirkan kalo restu Mama Papa sudah ku kantongi? Makasie mama ku sayang.. *tiba-tiba cium pipi mama.

Okey.. Kali ini aku liburan ala backpaker beserta temen-temen SMA. Sebenernya kami sudah merencanakan perjalanan spektakuler ini jauh-jauh hari dengan teman-teman yang ga sedikit jumlahnya. Tapi karena banyaknya personil kami yang masih repot ini itu, akhirnya kami nekad berangkat dengan formasi seadanya. 7 orang awalnya, 4 dari Jawa Timur, 2 dari Jakarta, dan 1 dari Solo. Semua berangkat sendiri-sendiri dan janjian ketemu di titik tengah, Pelabuhan Jepara.

Continue reading


Feb 10 2011

Masjid Kubah Emas 24 Karat!

DSC00138

Masjid indah dan mewah selalu membawa kekaguman tersendiri bagi pengunjungnya. Gimana ga kagum, masjid berlapis emas 24 karat di tiap kubahnya ini dibangun di atas tanah seluas 60 hektar dan arsiteknya luar biasa wah! Tahap perencanaan serta pembangunan dimulai dari tahun 1996 dan sampai sekarang masih terus dalam proses perbaikan. Karena penasarannya, saya dan bapak pun diantar Budhe Tutik untuk melihat masjid yang sedang naik daun ini.

DSC00140

Continue reading


Feb 6 2011

Maem-Maem di Jakarta dan Bogor

Kalau dateng di suatu tempat baru, yang paling ingin aku jelajahi terlebih dahulu adalah makanan yang unik. Pokoknya yang ga ada di Jawa Timur alias belum pernah aku coba. Nah, wisata kuliner menjadi penting dalam sebuah traveling karena makanan adalah item yang ga bs dijadikan oleh-oleh (inget, makanan, bukan jajan!!!). Gimana mau dijadiin oleh-oleh, gag sampe 4 hari paling udah basi, masak mau ngoleh-ngolehin orang rumah dengan makanan basi? Kalaupun bisa dibungkus, rasanya bakalan lain kalo udah dibungkus (kalian pasti pernah merasakan perbedaan rasa makanan antara makan di warung dengan makan dirumah). Makanya, kalo dateng di suatu tempat, jangan lupa dan jangan pernah malas untuk mencicipi masakan yang menjadi andalan setempat ya!

DSC00100

Beberapa hari yang lalu, aku dan Papa diberi kenikmatan Sang Pemberi Hidup untuk menjelajahi makanan di sekitar Jakarta dan Bogor. Tentu gag semua makanan unik yang bisa kumakan dan kutemukan, karena berbenturan dengan waktu dan informasi (hehehe). Pertama-tama..kita jelajahi makanan khas Bogor yuk..

Continue reading


Jul 31 2010

Libur Telah Tiba!!!!

Libur telah tiba… Libur telah tiba… Hatiku gembira…. *Tasya mode on*

Hehe..masih inget lagunya bocah berlesung pipit kanan kiri nan imut ini ga? Baru ngeresapi beneran lagunya kalo sedang liburan aja..xixixi..

Kali ini *tentu saja* bukan membicarakan penyanyi cilik dan cantik ini, tapi lebih ke esensi nyanyian pada lagunya yang fenomenal. Entah karena tiap liburan hati kita selalu gembira,,,ato karena ada orang spesial yang ikutan liburan… :p

Berbekal dengan persiapan yang seadanya *serda: serba dadakan n sersi: serba spekulasi*, akhirnya berangkat juga ke Malang.

Liburan semester genap di Unair boleh dibilang liburan paling lama diantara universitas negeri lainnya di Surabaya. Oleh karena itu personil-personil Srikandi 28 (sebutan utk orang yang ngekost dikostanku) memutuskan untuk jalan-jalan bareng. Maklum…aku kan udah lulus…sebentar lagi juga gak kost..(padahal aku dah 3 tahun seatap sedinding low..), berkumpul bareng2 dengan mereka semua.. rasanya berat juga kalo gda acara perpisahan yang berarti. Makanya aku pengen mengakhiri moment2 kebersamaan ini dengan cara yang unik…

Tapi sayang…banyak yang ga ikut, karena banyak yang sedang berkegiatan sendiri2, kkn, kumpul keluarga, malahan ada yang masih ujian semester pendek pula. Setelah rundingan sana sini, akhirnya terdata tiga orang aja yang ikut…aku, Fifit, n Riska. Karena kurang rame, kami memanggil orang-orang terdekat kami yang kemungkinan bisa…hehehe… Rona dan Woody..

IMG_6608

Continue reading


May 9 2010

Go to Yogya with My Sis n her Sons..

Selalu ada aja alasan untuk bisa bertandang ke kota gudeg. Hehehe… Yogya.. Yogya.. 😉

Meskipun bayang-bayang deadline skripsi terus menghantuiku, ga ada alasan untuk ga ke kota satu ini. Biasanya kalo aku ke Yogya pasti ada urusan kuliah, alias PKL dan ditemeni temen2 kampus, tapi kali ini aku murni jalan-jalan. Uniknya, kali ini aku bareng my beautiful sist n my cute nephew.

IMG_9254

IMG_9268Perjalanan terasa mengasyikkan karena duo heboh (anaknya Mbak Din) ini banyak tingkah. Biyan, sang kakak yang usil selalu ga bisa melihat Dube, si adek yang diem ato tidur pulas, jadi isinya digangguinnnn… mulu. Xixixi… jadi keinget masa kecilku,,,punya tiga kakak yang umurnya tak beda jauh denganku, membuatku selalu merasa terintimidasi jika tak menuruti kemauan mereka. Hm..nasib anak bungsu.. Oiya.. yang bikin perjalanan ini beda lagi, karena kami disetiri oleh sopir senior keluarga kami. Sopir ini bekerja di keluarga besar kami lebih dari 20 tahun (dari aku belum lahir kethoke`e). Dan dia sering banget diajak Mbah Kung ku untuk keliling Jawa lewat jalur darat. Jadi, liburan beliau bisa ampe berhari-hari, sekedar menikmati pemandangan alam dan gak lupa kuliner. Karena sudah ada di Yogya… Pak Nardi (nama sopir senior kami, yang kalo disopiri bapak ini, aku selalu merasa aman dan tertidur pulas) pun menunjukkan tempat maem yang biasa dia kunjungi ma almarhum Mbah Kung ku (napak tilas ceritane…).

Continue reading


Apr 16 2010

SEMPU yang hampir SEMPU-rna (Part 3-selesai)

P4041239Okey.. Perjalanan menuju Pantai Kembar 1 dimulai. Jalan yang ditempuh berbeda dari seblumnya. Jika sebelumnya kami harus melewati hutan dengan “susu milo” nya yang tak kunjung habis, kali ini sepanjang perjalanan hanyalah bukit-bukit hutan naik turun yang curam (hampir vertikal). Hik… Aku bener2 takut saat itu. Gda pengaman yang bisa kuandalkan. Jika terpeleset, yang ada kami gulung-gulung jatuh masuk hutan. Ya Robb… Aku cuma bisa dzikir terus. Langkah-langkah kuayunkan dengan berdebar (dan itu menguras hampir sisa semangat yang ada). Ada yang aneh pada bukit-bukit yang kutemui, tidak hanya akar pohon saja yang menancap di kakiku (alias telusupen), tapi juga banyak sekali karang-karang laut yang tertanam di tanah. Yup.. karang laut yang gede-gede. Mungkin ketinggian lautnya dulu sampe menutupi hutan-hutan itu kali ya?Jadi jalan itu harus hati2 bener agar kaki ini tidak tersandung karang2 tersebut. Dan kehati-hatian serta ketakutan itu pun akhirnya terbayar sudah. Jarak antara pantai satu dengan pantai yang lainnya memang sebentar-sebentar, tapi cukup menegangkan. Pantai Kembar 1 jauh lebih indah dibanding Segoro Anakan. Selain sepi (cuma ada tim ku thok), pantai nya juga bersih. Meskipun ombaknya cukup tinggi. Aku ngerasa enjoy di Pantai Kembar 1… serasa memiliki pulau sendiri….

Continue reading


Apr 12 2010

SEMPU yang hampir SEMPU-rna (Part 2)

Sabtu, 3 April 2010

Pagi yang cerah menyongsong. Cerah?!? Ralat… Pagi yang mendung mengundang masih menggelayuti Sendang Biru dan Sempu. Rencana awal kita berangkat pukul 6 pagi, ternyata molor hingga pukul 8 pagi, karena rintik-rintik hujan enggan meninggalkan jejaknya. Akhirnya nekadlah kami. Sebelum ekspedisi dimulai, kami mendapat pengarahan dari orang pemerintah tentang eksistensi Pulau Sempu itu sendiri sebagai salah satu Cagar Alam di Indonesia.

P4031192

P4031191 Continue reading


Apr 8 2010

SEMPU yang hampir SEMPU-rna (Part 1)

“Mbak ayo ke pulau Sempu ma anak2 PA (Pecinta Alam) nya Unair n Udayana?”, tawar Riska (adek kostku).

“Iyo tha? Sebenernya aku mau ke sana ama tmn2 SMP ku, tapi g tau jadi apa gag….”, sambil manyun antara pengen n ga.

Seminggu kemudian.

“Ayo mbak, aku melu low…”, kata Adis, adek kostku satunya, yang punya perawakan tinggi menjulang.

“Hah, kamu ikut? Ya wez liat entar dweh”, sahutku dengan nada yang bener2 mupeng.

“Mbak aku yo melu…”, kata Anggita (temen Riska yang masih anak mama banget) mantap.

Haduh….kalo udah kayak gini, bawaane pengen ngikut aja. Yang namanya berkunjung ke tempat2 baru menjadi sesuatu yang sangat menarik n ga bisa kutolak rasanya. Apalagi Sempu memang menjadi target kunjungan setelah Green Canyon. Berbekal kenekatan karena skripsi belum selesai dan ijin ortu yang ga dijelas-jelasin (kalo tau Pulau Sempu seperti apa dijamin ga boleh ikut beneran dweh)….berangkatlah Difana bersama adek-adek kost (aku paling tuwir lah kethoke.. -_-“)

Jumat, 2 April 2010

“Mbak… Ayo… Keretanya jam7…sekarang jam setengah 7 low…”, kata Riska sedikit manyun liat aku yang persiapannya paling nyantai.

“Iya2….”, segera mandi bebek lah aku, sungkan ma Riska… :p (persiapan paling lelet sendiri).

Di Stasiun Gubeng…

Keluar dari taksi, lari-lari menuju jalur 3, ke arah Malang Kereta Penataran. Anggita menelepon Dirja (Anak PA sekaligus orang yang mengkoordinasi keberangkatan).

“Hah? Keretanya bukan jam7 tha? O… jam 8? Hm… ga ngomong… aku kan jadi…#$%^78&*076*..”, begitulah omelan wanita. Dan aku bersyukur suka rodok nelat..jadi nunggu ga terlalu lama…hehehe… :p

P4021141

Continue reading


Mar 13 2010

House of Sampoerna with Him

IMG_0502Rokok menjadi benda yang banyak diminati kaum lelaki pada awalnya. Seiring dengan berjalannya zaman, sebagian wanita menganggap rokok itu aksesoris yang eksotis. Apalagi disaat musim hujan tiba, kedai-kedai pinggir jalan pun menguarkan bau tembakau yang wangi. Ngomong-ngomong tentang kerajaan rokok yang ada di Indonesia, House of Sampoerna boleh dibilang kerajaan yang tak lupa akan nilai sejarah. Letaknya tepat di Jalan Taman Sampoerna 6, Surabaya (dekate JMP). Beberapa hari yang lalu aku sempat berkunjung kesana dengan fotografer abadiku. Disana kami menemukan sejarah dari suatu masa yang begitu menarik untuk diikuti. Meskipun tidak ada guide disana, tapi kita bisa menemukan “box pintar” yang bertugas memandu kita lewat sentuhan tangan kita sendiri.

IMG_0517

Dagang tak pernah bisa lepas dari etnis Cina, begitu juga dengan pendiri HOS (House of Sampoerna). Ayahnya yang berasal dari desa Anxi (1898), propinsi Fujian ini berlayar hingga ke Indonesia ketika Seeng tee masih berumur 5 tahun (pendiri cikal bakal HOS). Ketika ayahnya sudah merasa tak kan hidup lama lagi, maka dia menitipkan Seeng tee muda ini kepada pamannya yang ada di Bojonegoro.

Continue reading