Jun 2 2018

Menjadi Korlas

Apa sih itu korlas? Korlas itu kepanjangan dari koordianor kelas, dimana tugasnya adalah sebagai penghubung antara sekolah dengan wali murid. Biasanya yang kepilih sih ibu-ibu rumah tangga yang sering keliatan di sekolah, entah antar-jemput anak, atau hanya suka ngobrol di sekolah. Nah.. kriterianya pas banget kan dengan kondisi saya, emak-emak yang bingung mempergunakan waktunya setelah anak-anaknya berangkat sekolah, wkwkwk. Ketika dilamar Bunda Nadia untuk menjadi korlas Spring Class, Kiddy A, saya pun langsung mengiyakan.

Ternyata menjadi korlas itu tidak semudah yang dibayangkan lho. Ada tenaga, waktu, dan pikiran yang harus dikerahkan. Alhamdulillah, meski tidak mudah, tapi karena banyak korlas-korlas dari kelas lain yang begitu semangat dan lillahita`ala, saya pun jadi menikmatinya. Semacam memanfaatkan waktu biar ga mubazir, plus jadi sedikit tahu tentang sekolah dan guru-gurunya.

Continue reading


May 29 2018

Bye-Bye Spring Class

Ramadhan tahun ini adalah ramadhan pertama Fazna sebagai anak sekolahan (cie.. anak sekolahan). Seperti yang sudah saya bilang kemarin, sebenarnya saya pribadi belum ingin mengajarkan Fazna puasa tahun ini, tapi karena di sekolah Fazna sudah diajari, jadi ya sudah sekalian saja deh. Ga makan sih kuat, yang belum kuat itu minumnya, hehe. Kebetulan dia puasa setengah hari, alias puasa bedug. Jadi di sela-sela itu kadang dia masih memohon-mohon untuk minum, ya sudahlah, namanya juga belajar.

Continue reading


May 28 2018

Fazna in Her 5th!

Alhamdulillah.. Fazna hari ini berusia 5th 1 bulan. Masya Alloh perkembangannya. Fix sudah bisa pipis sendiri, BAB sendiri, makan sendiri kalau pas lapar banget, bahkan di hari ke 12 puasa kali ini, dia ikutan puasa setengah hari lho. Sahurnya sebangunnya dia, kalau bangun jam 8 ya berarti dia sahur jam 8 pagi. Ketika bedug dhuhur dia buka, kemudian dilanjutin puasanya sampai bedug maghrib. Di sela-sela bedug, kalau Fazna haus ya saya bolehin minum, karena sebenarnya saya pribadi belum ingin mengajari dia puasa tahun ini. Tapi karena di sekolahnya sudah mulai diajari puasa, jadinya ya sekalian deh.

 

Continue reading


Feb 18 2018

Taman Safari Bogor

Ini baru pertama kalinya saya ke Taman Safari Bogor, begitu juga dengan Fazna. Udik? Iya… Hihihi.. Habis, tiap pulang ke Kertosono, kami menyempatkan main ke Malang, yang tentu saja hewan-hewannya pun tak kalah banyak, jadinya kami pun ga kepikiran mau ke Taman Safari Bogor, hihihi. Tapi berhubung dua minggu yang lalu kami punya kesempatan ke Bogor, ya sudahlah, sekalian, biar ga udik-udik banget, hehehe.

Continue reading


Jan 23 2018

Libur Sekolah

Pertengahan Desember lalu Fazna libur sekolah. Ga tanggung-tanggung liburnya, hampir tiga minggu! Hehehe.. Alhamdulillah jadi bisa mudik ke Kertosono. Baru mendarat di Surabaya kami langsung ke Grand City. Karena musim liburan, biasanya di mal-mal banyak sekali permainan-permainan musiman, seperti dibawah ini. Berawal dari lihat insta-story-nya teman, saya jadi tahu kalau di mal tersebut sedang ada arena bermain salju. Langsung ke TKP deh!

Nah, si Fazna ini terobsesi banget dengan salju-saljuan gara-gara film Frozen, hehehe. Meskipun sekarang favoritnya berubah dari Frozen ke My Little Pony, tapi dia tetap excited dengan salju-saljuan itu. Beruntung pas pulang (dan transit dirumah Surabaya) kemarin pas ada arena bermain salju.


Continue reading


Jan 21 2018

Kenangan

Hallo semua.. Tumben nih saya bisa nulis malem-malem, hehe.. Dikarenakan suami lagi lembur di kantor, Fazna juga sudah tidur, gara-gara td siang ga mau tidur siang, jadi saya bisa me time sekarang, mumpung hari Sabtu sih, jadi saya ngebolehin Fazna untuk ga tidur siang.

Btw, sebenarnya saya ga ingin menulis apa pun tentang dia, sekarang, lusa atau kapan pun. Tapi ga tau, rasanya ada yang mengganjal gitu, datangnya timbul tenggelam. Padahal sudah cerita ke suami, ke sahabat deket, relaksasi (sendiri), tapi tetep berasa ada luka yang menganga. Mungkin saya terlalu melekat dengannya, mungkin saya terlalu ketergantungan dengannya, atau mungkin saya yang terlalu melankolis alias lebay. Tiap mengingat dia atau ngomongin dia, saya selalu nangis, ga bisa ga. Pura-pura kuat, ujung-ujungnya juga nangis (seperti saat ini).  Continue reading


Nov 29 2017

Panen Rambutan

Seperti di Kertosono, rumah Cinere tempat Fazna tinggal pun punya pohon rambutan. Bedanya, kalau pohon rambutan di Kertosono sekarang mati gara-gara salah takar pupuk oleh kakak saya (hahaha.. ngaku Mas Dop!), sedangkan di Cinere, selalu berbuah lebat ketika musim rambutan tiba. Dulu waktu saya masih SD (di Kertosono), ketika musim rambutan atau musim mangga tiba, saya selalu mengajak teman-teman saya main kerumah saya (yang pernah saya ajak naik genting mana suaranya? Hihihi). Naik talang air, manjat pohon, atau nangkring di genting rumah (iya.. genting rumah yang sudut kemiringannya 45 derajat.. hehe) sembari makan buah hasil petikan sendiri itu rasanya nikmat banget. Hmmm.. Ga tau ya kenapa dulu saya ga pernah dilarang oleh orang tua. Mungkin mereka ga sadar, anak-anak beserta teman-temannya ini melakukan hal yang mengkhawatirkan atau bahkan mereka terlalu capek memperingatkan, hahha.. beti, beda tipis! Sekarang kalau lihat genting rumah sendiri selalu mbatin, dulu kok berani ya.. hahaha..

Nah, karena saya mengalami bagaimana nikmatnya sensasi metik buah dari pohon dan bisa langsung dimakan, akhirnya saya mengundang teman-teman Fazna (beserta ibunya) untuk memanen buah rambutan di rumah Cinere. Alhamdulillah.. Akhirnya ada yang mbantuin ngehabisin rambutan itu.. Hehehe.. Lha buahnya buanyak dan ga mungkin juga saya habisin sekeluarga sendiri. Udah dikasih-kasihin tetep aja masih banyak buahnya! Bahkan ada yang sampai busuk di pohon gara-gara ga ada yang bisa ngambil. Duh.. sayang kan.. Mubazir!

Tapi alhamdulillah.. Ketika open house kemarin (begitu ibu-ibunya bilang) bukan teman-teman Fazna aja yang seneng, Fazna pun juga seneng banget teman-temannya main kerumahnya. Maklum, Fazna ga tinggal di kompleks yang banyak anak, jadi kehidupan sosialnya memang kurang ideal. Jadi ketika tahu teman-temannya mau main kerumahnya, dia happy banget! Alhamdulillahhh..

Kebetulan pohon rambutan di Cinere pendek-pendek, jadi anak kecil pun bisa menggapainya. Tapi meski begitu, ibu-ibunya tetep mbantuin kok.. buat dibawa pulang, hihihi.. Continue reading


Nov 20 2017

ARAS Festival

Awal Nopember lalu, sekolah Fazna lagi sibuk-sibuknya. Nama acaranya adalah ARAS (Ar-Rida Al Salam) Festival, yang menandai miladnya ARAS juga. Semua sibuk, dari muridnya (playgroup hingga SMP), wali kelasnya, wali muridnya, satpamnya (karena mbantuin bawa barang, wkwkkw) sibuk semua! Nah.. Ini adalah hal baru bagi saya dan Fazna (karena dulu playgroupnya ga disini). Kebetulan di awal ajaran kemarin saya ditunjuk sebagai Korlas (koordinator kelas) yang bertugas untuk menjembatani wali murid dengan wali kelas. Hmmmm.. Saya ga keberatan sih karena saya cuma ibu rumah tangga yang suka ngeblog dan nyambi bisnis online, hehehe. Tapi kalau tahun depan ditunjuk lagi, lebih baik saya menyilakan ibu-ibu yang lain, hihihi.

Setiap tahun, ARAS punya tema untuk masing-masing kelas. Tahun lalu, temanya adalah negara. Jadi setiap kelas menampilkan ciri khas negaranya, baik makanan ketika market day (yang terbuka untuk umum), dekorasi kelas, hingga pemilihan kostum sesuai dengan tema. Sedangkan tahun ini, untuk playgroup dan TK, temanya adalah musim (autumn, winter, summer, spring, rainy). Untuk SD dan SMP, temanya provinsi di Indonesia (dari Sabang hingga Merauke). Fazna dan teman-teman sekelasnya dapat musim spring. Duh agak PR juga dapat musim semi yang penuh bunga-bunga, hihihi. Hampir seminggu 2x menjelang ARAS Festival, wali murid dan wali kelas berjibaku menghias kelas agar secantik mungkin, karena keindahan kelas dilombakan lho! Kalau menang dapat uang yang kembali untuk anak-anak juga.

Saya merasa amazing lihat semangat ibu-ibu wali kelas yang totalitas banget menghias kelasnya. Saya ga ngira kalau mereka niat-niat banget dekornya, wkwkwk. Jadi nyesel kenapa kemarin males-malesan.. Huhuhu.. Yuk lihat dekor-dekor ARAS Festival yuk!

   Hasil Dekor Kelas Spring Continue reading


Aug 14 2017

Anak Sekolahan!

Yeay! Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu tiba! Hari pertama sekolah! Fazna semangat banget bangun pagi bareng Papa, sarapan, mandi, dan dianterin emaknya. Mungkin karena sebelumnya dia belum pernah sekolah, jadi berasa excited karena bakal ketemu teman-teman sebayanya. Meski dia termasuk anak yang gampang bergaul, tapi Fazna suka sebel kalo ketemu anak yang karakternya superior. Dia lebih cocok bergaul dengan anak yang suka mengalah. Nah.. Kekhawatiran emaknya nih, takutnya ntar Fazna sekelas dengan anak-anak yang berkarakter superior itu, bukannya malah belajar, ntar yang ada jadi berantem di kelas.

Fazna Selalu Bahagia Kalau ke Sekolah

Continue reading


Oct 21 2016

Si Anti Buah

Sebenarnya judulnya ga ingin begitu-begitu banget, tapi memang keadaannya begitu nih, gimana dong? Wekekeke.. Saya khawatir nanti sampai gedhe dia benar-benar anti buah gitu lho, hadehhh.. Ngomongin siapa sih? Yaaaa.. Siapa lagi kalau bukan si bocah. Faraza Naureen Achda. Ni bocah memang benar-benar anti buah. Sejak sekitar umur dua tahun dia benar-benar menolak buah. Segala macam buah, ga ada pengecualian, titik. Kecuali buahnya dibuat es krim. Padahal sebelum umur dua tahun dia suka buah lho. Bahkan yang asem-asem sejenis kiwi, stroberi, jeruk, dan lain-lain, langsung di hap saja. Sekarang, di jus, di smooties, di olah apa saja dia tetap ga mau *emaknyasedih.

Terus, asupan vitaminnya dari mana? Tanya seorang kawan kepada saya. Alhamdulillah dia masih mau sayur. Segala sayur dia mau, cuma ya ga banyak. Nah, karena saya takut dia kekurangan serat, maka dia pun mengonsumsi madu yang di dalamnya ada ekstra buah-buahan plus habbatusauda untuk daya tahan tubuhnya. Maaf ya.. Ini bukan 100% iklan, tapi benar-benar pengalaman saya pribadi. Madu Extrafood dari HPAI namanya. Alhamdulillah Fazna berjodoh dengan madu ini (kalau produknya tidak bagus, saya ga akan ulas, tapi karena produknya mantap banget, saya pun dengan senang hati mengulasnya). Fazna yang anti buah pun BAB-nya tetap lancar setiap hari, dan alhamdulillah lagi dia jarang sakit (astagfirulloh.. semoga ini bukan ulasan yang termasuk menyombongkan diri ya pembaca). Ketika teman-temannya sakit karena cuaca akhir-akhir ini yang tak menentu, Fazna alhamdulillah segar bugar. Oiya, menariknya lagi, madu ini rasanya tidak seperti madu konvensional, karena madu Extrafood dari HPAI ini rasanya persis permen. Enakkkkk.. Bangettt… (emaknya kadang-kadang mau juga, wekekeke). Dimana bisa ngedapetin madu ini? Bisa hubungi saya langsung atau tanyakan ke teman-teman terdekat yang biasanya “dagang” dari rumah, hehehe. Untuk yang sudah merasakan manfaatnya, madu ini termasuk murah (info harga dan lain-lain, bisa hubungi saya langsung ya), jauh lebih murah dari biaya dokter yang harus dibayar ketika anak sakit.

extra-food

Ini penampakan madunya (foto bukan milik saya ya).

Continue reading