Nov 17 2009

PENDIDIKAN, KELUARGA, DAN CINTA (Tiga Karya Andrea Hirata)

Andrea Hirata

andrea-hirata1Andrea Hirata adalah seorang penulis yang tergolong baru di kalangan sastrawan yang ikut mewarnai dunia sastra Indonesia. Melalui tulisannya, Andrea Hirata ingin memberikan semangat kepada setiap orang yang membaca karyanya. Dalam tulisan ini saya ingin membahas bagaimana korelasi antara pendidikan, keluarga, dan cinta yang banyak terdapat dalam novel Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, dan Edensor.

Orang yang berilmu lebih dihargai di mata Allah SWT dan di mata masyarakat, oleh karena itu secara tidak langsung Andrea Hirata seakan menyerukan “AYO SEKOLAH!!!”. Selama ini, karya sastra yang banyak beredar di masyarakat umumnya bertema cinta remaja, misalnya cerita tentang seorang laki-laki maupun seorang perempuan dalam satu sekolahan. Pada awalnya mereka selalu bertengkar setiap kali bertemu, tapi lama-kelamaan pertengkaran itu berubah menjadi cinta yang mengharu biru. Meski masih terlalu hipotetik, karya Andrea Hirata dapat diterima secara luas karena pembaca kita jenuh akan sajian metropop bertema urban super-ringan, pornografi, hedonistik, dan mulai mendamba tulisan yang lebih berkapasitas. Andrea Hirata Andrea Hirata lahir di Belitong pada 24 Oktober. Meskipun studi mayornya ekonomi, ia amat menggemari sains—fisika, kimia, biologi, astronomi—dan tentu saja sastra. Edensor adalah novel ketiganya setelah novel-novel best seller Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi.

2097518144_0dfb64913aAndrea lebih mengidentikkan dirinya sebagai seorang akademisi dan backpaker. Sekarang ia tengah mengejar mimpinya yang lain untuk tinggal di Kye Gompa, desa tertinggi di dunia, di Himalaya. Andrea berpendidikan ekonomi dari Universitas Indonesia. Ia mendapat beasiswa Uni Eropa untuk studi master of science di Université de Paris, Sorbonne, Prancis dan Sheffield Hallam University, United Kingdom. Tesis Andrea di bidang ekonomi telekomunikasi mendapat penghargaan dari kedua universitas tersebut dan ia lulus cum laude. Tesis itu telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia dan merupakan buku teori ekonomi telekomunikasi pertama yang ditulis oleh orang Indonesia. Buku itu telah beredar sebagai referensi ilmiah. Saat ini Andrea tinggal di Bandung dan masih bekerja di kantor pusat PT Telkom. Novel-novel Andrea ditulis dengan gaya realis dan berhasil mencuri perhatian masyarakat secara luas melalui kekuatan cerita, pesan-pesan moral, dan metafora yang memikat.

Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi tercatat sebagai novel-novel best seller saat ini, bahkan novel Laskar Pelangi merupakan novel Indonesia pertama yang mampu mencapai best seller di luar negeri dan sudah difilmkan. Meskipun mengaku tidak memiliki latar belakang sastra, namun sebagaimana ciri khas orang Melayu, Andrea terbiasa mendengarkan cerita dari para orang-orang tua di kampungnya, yang bercerita tentang sejarah dan cerita-cerita klasik Melayu Belitung Daya tarik yang dimiliki seorang Andrea Hirata adalah dalam hal pemilihan latar, terutama latar daerah Belitong yang jarang sekali diimajinasikan seorang pembaca. Saya, sebagai orang awam yang jarang berkeliling Indonesia, seakan-akan melihat bagaimana Andrea merefleksikan situasi Belitong sebagai daerah Indonesia yang kaya akan sumber daya alam tersebut. Saya pun jadi ingin melihat Belitong yang sebenarnya. Tuhan memberkahi Belitong dengan timah bukan agar kapal yang berlayar ke pulau itu tidak menyimpang ke Laut Cina Selatan, tetapi timah dialirkan-Nya ke sana untuk menjadi mercusuar bagi penduduk pulau itu sendiri. Continue reading