Dec 15 2009

Martapura, “Bangil”nya Kalimantan Selatan

PC120001Martapura, kota santri yang memiliki berjuta pesona. Kota yang dikenal dengan sebutan seribu sungai ini memang memiliki dataran yang lebih rendah dibandingkan dengan daerah lain, sehingga bentuk rumahnya berupa rumah panggung. Unik, ternyata rumah panggung masih bisa mudah ditemukan di daerah Kalimantan Selatan (yang biasanya cuma bisa liat di tipi kini di depan mata ^^). Rumah panggung terbuat dari kayu besi atau kayu ulin. Disebut kayu besi karena memang ketahanannya yang luar biasa, umurnya bisa lebih dari 50 tahun!!!(bisa ampe jadi nenek2 aku…) PC120115Selain memberikan efek dingin, kayu ulin juga memberikan efek nyaman low… Cozy abis gitu… kayak di villa-villa mahal di daerah Batu, Malang. PC120062

Tapi ingat, rumah panggung memiliki aspek negatif. Coba bayangkan, hampir sebagian besar rumah penduduk menggunakan kayu sebagai bahan utamanya!!! Hik… Hutanku…. Hik… Hutan kita… :’( Ga heran kalo tiap tahun berhektar-hektar lahan gundul… habis di babat untuk keperluan manusia. Serba salah sich… diantara dua pilihan, mau melestarikan adat atau melestarikan alam??? >_<

Di Jawa, Bangil terkenal sebagai kota santri yang khusuk, demikian juga di Martapura. Jika bulan puasa tiba dan kebetulan kita menginap di sekitar Kalimantan Selatan, ada PERDA nya untuk menghormati orang yang berpuasa low. Ga boleh sembarangan maem. Jadi sampe kita melas-melas minta diladeni juga ga bakalan disiapin maem disiang bolong. Waduh…. kalo cewek lagi “dapet” piye… ga bisa maem dunk…. (boleh tapi harus cari sendiri Difana….atau belajar masak sono low… -_-“).PC120026

Continue reading