Mar 20 2010

–Kasihan–

Punya teman yang karakternya macem-macem kadang gampang-gampang susah. Sebisa mungkin aku pengen menjadikan diriku sebagai teman yang menyenangkan bagi mereka. Dan memang itu bukan hal yang mudah. Menjadi serba ga enak kalo ternyata kita salah dalam menempatkan posisi kita (baca: gag sensitif). Seharusnya kita menempatkan diri di ranah A, tapi kita gag sadar, malah santai duduk di ranah B.

Begitu juga dengan karakter teman yang gampang marah. Pengen menjadikan suatu guyonan malah jadi hal yang membuat amarahnya tersulut. Kayak melemparkan boomerang sejauh mungkin, tapi ujung-ujungnya balik ke kita dengan kondisi yang menyakitkan (dan mungkin tak bisa menangkap boomerang itu seperti orang-orang Aborigin ahli). Bisa dibayangkan betapa “mbendolnya” kena boomerang hasil lemparan sendiri. Bukan permainan mengasyikkan yang diperoleh, tapi luka yang didapat.

Continue reading