May 25 2010

A Letter from Her for Him

Berkawan dengan seseorang itu harus ikhlas memayungi dia di kala hujan, ikhlas memberikan tempat yang sejuk di kala panas menyengat, dan juga ikhlas menyediakan waktu kosong untuk mendengar segala keluh kesahnya. Demikian juga dengan temanku yang bernama Intan ini. Dia bingung untuk menceritakan masalahnya secara langsung padaku, tak sempat katanya. Tempat tinggalnya pun berbeda provinsi denganku, maka dari itu dia menuliskan sebuah email untukku berupa luapan perasaan yang tengah dirasakannya ketika dirundung masalah. Masalah cewek apalagi kalo bukan cowok. Awal mula bukan maksudku untuk mau membeberkan masalahnya, tapi aku cuma ingin menunjukkan, bahwa roda kehidupan itu berputar, kadang di atas kadang juga dibawah. Dia ingin selalu di atas, dia ingin selalu menang, dia ga mau di bawah. Hm… dia seorang wanita yang idealis (padahal menurutku dia orang yang ga perfect2 bgt, kekurangannya jelas keliatan mata lah), tapi dia sering ceroboh. Jarang bisa mengalah, makanya aku sebagai kawan yang tau wataknya dengan baik, yang bisa menyeimbangi keteledorannya dalam menggampangkan masalah, mau berbagi masalah dengannya.

Continue reading