Jun 14 2010

Pluralisme in Our Friendship

Sebenarnya kami bersahabat dengan siapa saja, cuma kalo dikampus, akan keliatan banget, sapa temenan deket ama sapa. Maklum, SMA berbeda dengan kuliah yang jadwal ngampusnya berbeda-beda sesuai dengan minat spesialisasi. Biasanya temen2 menyebut hal-hal kayak gini dengan genk, tapi lek menurutku yo gak genk.. Kata genk kan konotasinya negatif…jadi kami menyebut dengan sebutan “gerombolan”. Hehehe…malah aneh ya? Xixixix.. Di kampusku, banyak sekali  gerombolan-gerombolan yang unik dengan nama2nya… Ada Genk Gonk (Intan cs), ada Ruwed (Chiko cs), dan ada pula “Hidup Tak Mau Mati pun Segan” (sastra indonesia 2006 pasti tau semua,,xixixi..maaf tak bisa ku publish namanya disini, kalo pengen tau keunikan mereka by sms ja ya). Nah..dulu kemana-mana aku selalu bertiga, cewek2 mua, jadi dipanggil Dewi-Dewi dweh. Tapi karena sekarang ketambahan personil, jadi bernama Kepompong. Kok bisa Kepompong? Iya..kamu pernah tau sinetron nya Kepompong di sctv yang personilnya 4 cewek dengan 1 cowok? Ya seperti itu performannya… Nah.. sekarang hampir bisa dipastikan kalo aku maen, ya dengan salah satu dari mereka.

Ada yang unik dengan persahabatan diantara kami berlima. Hampir semua lima agama yang ada di Indonesia mewakili kami berlima! Aku, Icha, n Leniy beragama Muslim. Anton beragama Kristen, dan Nita beragama Hindu. Uniknya, salah satu teman Anton yang sering muncul di acara jalan2 kami bernama Iven beragama Buddha. Twala! Lengkap kan? Hehe.. Kerukunan antar agama beneran dweh…

P1010016

Continue reading