Jun 21 2013

Pejuang ASI

Dulu, saya berpikir bahwa menyusui adalah soal gampang. Tinggal “clep, clep”, kayak ibu-ibu yang biasa saya lihat. Setelah gagal melahirkan baby Fazna secara normal, IMD (Inisiasi Menyusui Dini) yang tak terwujud, maka memberikan ASI (Air Susu Ibu) eksklusif harus bisa dilakukan, begitu tekad saya.

“Mbak, waktunya menyusui”, kata suster, beberapa jam setelah operasi caesar saya selesai.

“Mana-mana”, sahut saya penuh semangat. Dan “clep”, proses menyusui pun dimulai. Sehari dua hari, saya masih merasa enjoy dengan proses menyusui tersebut. Sampai pada hari ketiga,

“Mbak, posisi saya sudah bener ya?”, tanya saya ragu-ragu karena proses menyusui tersebut lama kelamaan mulai terasa kurang nyaman.

“Udah bener kok mbak”, jawab susternya dingin.

“ASI saya segini juga udah cukup ya mbak?” tanya saya lagi, yang melihat ASI saya yang cenderung sedikit.

Continue reading


Jun 10 2013

Arti Sebuah Nama

Hal yang paling membingungkan diantara yang membingungkan menjadi orang tua baru adalahhhh jeng jeng jeng… Mencari nama baik untuk anak! Hehehe.. Gimana ga bingung, belum mikir nama panjangnya.. Belum nama panggilannya.. Belum ntar orang tuanya dipanggil apa.. *dasar ibu rempong ya?

Mestinya dinikmati aja ya proses pemilihan nama.. Tapi saya memang ga bisa lepas dari “kebingungan”. Lawong ngasih nama adopsi-an saya (Bipo dan Chika) dulu saja saya minta pertimbangan karena bingung. Dalam proses menulis pun, yang terakhir kali saya pikirkan adalah “judul”. Hihihi.. Apalagi sekarang mau memberi nama anak. Pasti pengennya yang unik, ga ada yang ngembarin (maksudnya ga pasaran), dan bagus artinya. Posisi saya dan suami yang sementara berjauh-jauhan tidak menyurutkan niat kami untuk memusyawarahkan nama terbaik untuk anak kami. Hampir setiap hari saya buka internet, pinjam buku kumpulan nama-nama bayi, dan mencoba berdiskusi dengan suami. Karena masing-masing punya “jagoan” nama, maka kami sepakat untuk menyeleksinya. Saya punya sepuluh nama yang menurut saya bagus, dan suami pun memiliki sepuluh nama yang menurutnya bagus.

Continue reading


Jun 6 2013

We will Miss You Mbah.. :’)

Tak banyak yang bisa saya ceritakan tentang beliau, selain sikap bakti dan taat kepada suaminya..

Acara Lebaran dan Sungkeman Tahun 2009

Tak banyak yang bisa saya rekam tentang beliau, karena memang beliau “milik” semua anak cucunya..

 

Foto Ini Diambil Beberapa Hari Setelah Kami Baru Menikah

Continue reading


May 19 2013

Kenapa Harus Caesar?

Sebaiknya, para bumil lebih berhati-hati dalam “mencerna” saran orang. Katanya begini, katanya begitu, dan sebagai generasi muda, penting sekali untuk kita memfilter kebenaran tentang “katanya, katanya” tersebut . Hal ini terjadi pada saya, dimana persalinan yang semula diprediksi bisa terjadi dengan normal, ternyata berujung pada operasi caesar yang sangat mendadak hanya gara-gara sesuatu yang sepele.

Sabtu siang, tgl 27 April 2013, kehamilan saya mengalami flek. Ada perasaan senang (yang berarti anak saya akan lahir, maju dua minggu dari prediksi dokter), waswas (karena waktu itu ga ada seorang pun dirumah), dan takut (jangan-jangan ini udah pembukaan berapa gitu tanpa saya sadari). Setelah menelepon rumah sakit tempat biasa saya kontrol, sore itu juga saya dirujuk untuk kesana (dan untungnya bapak-ibu sudah ada dirumah, jadi bisa nganter). Flek yang terjadi pada saya diiringi dengan rasa mulas pada perut seperti (maaf) kentut dan buang air besar, yang rasanya timbul tenggelam.

Continue reading


Apr 15 2013

Sungsang dan Terlilit

Kehamilan anak pertama selalu lebih heboh daripada kehamilan berikutnya, begitu kata ibu-ibu yang pernah sharing dengan saya. Ga beres dikit khawatir, aneh dikit stres, laper dikit masuk angin (ini kasus khusus pada saya, hehehe). Begitu juga yang saya alami beberapa minggu  yang lalu. Di usg berkali-kali anak saya dinyatakan sungsang alias kepala masih di atas, padahal waktu itu usia kandungan saya sudah tujuh bulan. Kalau baca-baca di internet sih, mestinya umur 7 bulan sudah  mapan. Yang bikin saya lebih panik lagi, leher anak saya terlilit! Huhuhuhu.. Saya sempet sedih ndengernya, pasalnya sekarang lagi “musim” bayi meninggal di kandungan gara-gara lilitan tali pusar.

“Wah.. Anakmu ntar pantesan dunk kalo kelilit tali pusar?”, tanya Mbak Din dengan senyam senyum.

“Haduhhhh.. Buru-buru seneng, yang ada aku malah khawatir nih. Beberapa waku yang lalu ada kan temenku udah memasuki usia kandungan 37 minggu dan tiba-tiba aja bayinya dinyatakan meninggal gara-gara lilitannya itu”, sahut saya murung.

Continue reading


Apr 10 2013

Sang Juara

Penyakit anak bungsu adalah selalu ingin punya adek (hayo ngaku yang anak bungsu). Demikian yang terjadi pada saya. Dari dulu saya selalu minta adek kepada orang tua saya. Maklum.. Teman-teman saya dulu hampir semua punya adek, dan saya ngiri besar karena ga punya dek.

“Jangan tho nduk, kasihan mas-mas dan mbakmu.. Udah besar-besar masak mau punya adek kecil lagi”, kata mama.

Itulah kata-kata mama yang dulu sering diucapkan untuk menolak permintaan saya, ketika saya masih duduk di bangku SD kelas 1. Waktu itu tentu saja saya masih belum bisa mencerna dengan baik maksud dari kata-kata mama. Karena saya pikir, bukankah menyenangkan sekali punya adek lagi?

Hingga akhirnya kakak saya yang kedua hamil dan melahirkan anak pertamanya di tanggal 2 Mei 2005. Saya seneeennnggg..bangettt.. Dirumah jadi ada anak kecil yang bisa diajak main, serasa punya adek sendiri gitu.  Dan saya pun mengikuti perkembangannya dari hari ke hari.

Sekarang, dia berumur 8 tahun (Biyan), dan adeknya 6 tahun (Dubey). Dua-duanya berprestasi.. Dua-duanya pinter.. Dua-duanya ganteng.. Dan dua-duanya punya celotehan-celotehan yang lucu banget. Yach.. Mereka sekarang telah menjadi atlet-atlet renang andalan kota Kediri.. Ga kerasa waktu berjalan cepet banget..

Bersama Bipo dan Chika.. Dua adopsian saya.. 🙂

Continue reading


Mar 25 2013

Peek My Baby ^^

Ceritanya sih, ini sesi latah. Di Indo lagi booming USG 4D nih. Itu lho.. Proses mengintip wajah dan tubuh baby yang lebih jelas dari 2D. Saya yang dasarnya penasaran pun akhirnya mengikuti tren ini. Yaaaa… Orang tua mana sih yang ga pengen segera ngeliat wajah anaknya?

Taraaaaaa.. Wajahnya mirip emak atau bapaknya nih? Hihihi.. Ini USG 4D yang pertama. Nak, kamu lgi tidur, berpikir, atau sedang dzikir ya? Hehehe.. Saran saya untuk ibu-ibu yang mau USG 4D, usahakan jangan dibulan-bulan akhir seperti saya ya, karena yang terlihat ntar cuma wajahnya aja. Kalau mau bayinya keliatan seutuhnya (tangan, kaki, dan badannya), USG 4D bisa dilakukan di kehamilan usia 3, 4, atau 5 bulan.

Continue reading


Mar 7 2013

Terlalu Cantik

Pernah ga, kamu dibilang mirip dengan seseorang yang ada di sebuah foto? Nah.. Ini kejadian ini saya alami.. Ga hanya satu, dua orang saja, tapi banyakkkkk.. Bahkan ada yang sampai ngotot kalo di dalam foto tersebut adalah saya. Hehehehe.. Saya sih senang-senang aja, karena di dalam foto tersebut terpampang wanita cantik yang posisinya diambil dari samping. Tapi pada kenyataannya itu bukan saya. Terlalu cantik! Tapi saya mengamini deh.. Sapa tahu kalo besar nanti, anak perempuan saya (elus-elus perut) bisa seperti di foto ini.. Amiennn.. 😀

Continue reading


Mar 1 2013

We are Grow Old Together

Alhamdulillah sudah 2 mingguan saya mudik ke Indonesia. Ya, akhirnya saya dan suami memutuskan untuk melahirkan anak pertama kami di tanah leluhur. Senang dan sedih jadi satu. Senang karena akan bertemu dengan teman dan sanak saudara, sedih karena harus berpisah dengan suami untuk sementara waktu (hiks). Tapi yang namanya kehidupan, mau ga mau tetap harus berjalan, dengan berprasangka baik sama Tuhan.

Ada yang terasa spesial ketika saya tiba di Indonesia. Akhirnya saya bisa bertemu dengan sahabat-sahabat saya yang sedang mengalami kondisi seperti saya, hamil! Hehehehe.. Kami seangkatan juga tetanggan. Ngaji bareng, se SD-SMP bareng, latihan karate bareng, nikah hampir bareng, hamil anak pertama hampir bareng!

Padahal kondisi Ika sudah di pra-induksi, tapi dua sahabatnya ini nekat ke Rumkit Jombang untuk sekedar foto-foto, mengabadikan moment-moment kami hamil bersama tanpa terencana sebelumnya :D.

Continue reading


Feb 13 2013

Masak.. Masak.. Dan Masak..

Jujur ya.. Saya bener-bener belajar masak itu ya di Auckland.. Dulu, selama saya dirumah taunya jadi aja.. Kedapur pun bisa dihitung jari.. Jadi, disinilah awal pertama “mbetete`i” ayam, udang, sampai daging.. Pertama ngerasain masakan dengan saus tiram yang tahu-tahu masakan jadi berasa enak.. Pertama nyampurin kunyit yang tiba-tiba masakan jadi berwarna kuning menarik.. Pertama nyampurin air asem hingga makanan jadi berasa lebih sedap.. Serta teknik-teknik masak yang lain, yang saya ketahui dari para tetangga yang udah jago masak duluan.. Kalo kata suami, “Kamu bisa masak karena terpaksa ya?”. Hahahaha.. Ya begitulah.. Bisa karena keadaan.. Dan ternyata keadaannya menyenangkan juga.. ^^

Kuah Tahu Sutera

Continue reading