Dec 17 2013

Bye Bye Bipoooo..

Sejak saya melahirkan Fazna, waktu saya tersita hanya untuknya. Sebagai full mommy, dirumah isinya ya ngurusin dia. Apalagi sekarang sudah makan tiga kali sehari, sudah bisa duduk, merangkak kemana-mana, praktis udah ga bisa ditinggal sendiri ini anak. Dan ini ngefek kepada adopsian saya, Bipo.

Saya jadi ingat pertama kali Bipo tiba-tiba saja ada dirumah. Perasaan senang dan bahagia menghinggapi perasaan saya saat itu. Cuma saya dan bapak saya yang terbilang “care” ngurusin dia. Mulai dari menyalonkannya, imunisasi, menyisiri bulu-bulunya yang putih bersih, mengajak bermain, beli pasir wangi serta makanan yang bergizi, sampe mengobati bagian tubuhnya yang sakit, hampir semua kegiatan Bipo menjadi tanggung jawab saya. Tapi setelah saya menikah, dan punya anak, semua kegiatan itu tak pernah saya lakukan lagi. Hal itu jelas bukan tanpa alasan. Ada Fazna yang jauh lebih membutuhkan saya.

Continue reading