Jan 12 2014

Fase GTM (Gerakan Tutup Mulut)

“Dek… Time to eatttt… Gasol gasol gasollll..”, seru saya dengan berakting wajah konyol sambil bersiap untuk menyuapinya.

“Eh, ini kan yang biasanya dekkkk.. Buka mulut donkkkk..”, lanjut saya sedikit heran dengan perubahan Fazna yang ga mau makan. Boro-boro makan, buka mulut susyahhhh. Saya pun sedikit memaksa dan cenderung bernada tinggi. Eh, bukannya membuka mulutnya lama-lama Fazna menangis dengan kencang dan saya terpaksa mengalah untuk menyudahi acara makan tersebut. Oh mungkin dia bosen dengan gasolnya, pikir saya saat itu.

Besoknya saya membuatkan Fazna MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) dengan menu havermut. Ini sih kesukaan dia banget. Terlanjur bikin 3 sendok makan ternyata dia hanya mau membuka mulutnya untuk 2-3 sendok kecil saja, setelah itu Fazna bener-bener tutup mulut. Hal itu berlanjut hingga tiga hari kedepan. Di hari ketiga saya angkat tangan. Saya manusia biasa yang punya rasa sebal. Saya panggil asisten rumah tangga saya untuk meyuapinya, dan saya segera masuk kamar. Sebel, geram, kasihan, bingung, semua perasaan campur aduk. Saya sudah susah-susah bikinin dia makan, merencanakan menu yang berbeda dan bergizi setiap saat, ternyata dia ga mau makan. Rasanya penaaat sekali.

Continue reading