Jul 11 2015

Al-Qur`an mu dimana?

“Oh.. Ustadnya artis.. Kira-kira isi yang disampaikan apa ya kalau artis begini,” gumam saya dalam hati sedikit menyepelekan. Dan setelah mengikuti kajian Ustad Adipura hingga tuntas, saya merasa maluuuuuuu.. banget “menuduh” artis ini akan menyampaikan hal-hal yang sekiranya sudah saya tahu sebelumnya (ini nih jeleknya saya.. suka menilai orang dari pandangan pertama saja, huhuhu.. Astagfirulloh.. ingatkan saya terus yaaa). Karena ternyata beliau menjelaskan ayat-ayat Al-Qur`an yang terlewat dari cermatan saya, dengan gamblang dan mudah diterima.

“Jangan panggil saya ustad ya ibu-ibu. Karena Ustad dalam bahasa Arab itu berarti guru. Guru itu digugu dan ditiru. Sedangkan saya sangat jauh dari panggilan itu. Saya masih sering berperan sebagai tokoh antagonis di dalam sinetron, mana bisa peran-peran seperti itu ditiru? Oleh karena itu, saya akan memperkenalkan guru yang sebenar-benarnya guru,” seru Ustad Adipura di awal kajian.

a

Continue reading


Jul 1 2015

Hidayah itu Perlu Di Rawat

“Hayaaaaa…,” sapanya ceria ketika membuka isi kajian di Rumil (Rumah Ilmu) Al-Hilya dan sontak jamaah yang mayoritas berisi ibu-ibu pun terkikik. Wajahnya sangat oriental. Parfumnya wangi dan wajahnya bersih bersinar. Beliau akrab dipanggil Koko Liem, seorang da`i mualaf yang menyatakan keIslamannya sejak tahun 1994. Anak dari seorang suhu agama Budha (kalau di dalam Islam, suhu itu setara kyai), Koko Liem juga sering dikenal sebagai da`i illusioner oleh masyakarat karena menggunakan sulap sebagai media dakwahnya. Melalui sulap, beliau menjabarkan arti filosofinya satu demi satu secara Islami, sehingga cara berdakwahnya menjadi sangat unik dan mengena. Cerdas!

15

Continue reading