Oct 2 2015

Sabar itu Berbuah Manis

Saya curiga ustad yang satu ini ada turunan Arabnya, habis hidungnya mancung amat! Wakakaka.. Kalau orang Indonesia asli ya ga mungkin punya hidung macam begitu. Hehehe.. Usil banget ngomentari orang ya? Yuk ah langsung ke isi kajiannya..

Manusia berbuat salah dan dosa itu wajar, ya namanya juga manusia. Kalau yang bersih sih sih namanya malaikat, karena malaikat itu konstan, ga punya nafsu, keberadaannya khusus untuk menyembah Alloh semata. Lha manusia itu nafsunya banyak, dan paling susah menaklukkan nafsu diri sendiri (menurut pengalaman pribadi). Tapi emang mau, hidup bergelimang dosa mulu? Mau sampai kapan? Sedangkan kita harus siap setiap saat jika ajal menjemput. Jadi, meskipun manusia dipastikan selalu berbuat salah dan dosa, tapi selalu ada cara untuk “mendekati” Alloh yang Maha Pengampun!

Hakikat hidup di dunia ini adalah menghadapi masalah satu ke masalah yang lain. Isinya ujiaaaaaannnnn.. terus, hingga “waktu” yang ditentukan untuk mempertanggung jawabkan semua. Ga ada yang ga dapat ujian. Kalau ga mau dapet ujian, silahkan dikafani *ups. Semakin berat ujian seseorang, semakin sabar dia, semakin diangkat pula derajatnya oleh Alloh. Memang yach.. Sabar itu sifat keharusan yang wajib dimiliki manusia jika ingin selamat di dunia. Ibarat kalau kita ingin dapat “nilai bagus” dalam ujian, kisi-kisinya ada dua, sabar dan sholat!

Wahai orang-orang yang berIman jadikan lah sabar dan sholat sebagai penolong mu. QS. AL-Baqarah : 153. Continue reading