Mar 11 2016

Penyakit Hati

“Kalau ingin tahu kiat-kiat masuk surga, tanya ustad A. Kalau ingin tahu kiat-kiat menjadi orang beriman, tanya ustad B. Tapi kalau ingin tahu kiat-kiat masuk neraka, tanya Ustad Adipura, hehehehe”, seru Ustad Adipura sendiri sambil cengengesan seperti ketika sedang memerankan tokoh antagonisnya di salah satu sinetron.

“Maaf ya neranginnya agak out of the box. Hal ini dimaksudkan agar kita tahu cara menghindari neraka. Seperti misalnya kita akan ke Bandung lewat tol Cipularang, dengan tahu dimana saja ‘jalan rusaknya’ diharapkan kita bisa menghindari titik tersebut dan sampai tujuan dengan selamat. Daripada kepedean dengan luas dan lebarnya tol Cipularang tapi ga tahu titik rawannya dimana, sangat mungkin kita ‘tergelincir’ dan ga sampai ke tujuan, naudzubillah ”, sambungnya terdengar masuk akal.

4

Continue reading


Mar 5 2016

The Power of Tawakal

Kajian selama dua jam berasa kuranggggg, kalau yang ngisi kajiannya Ustad Fatih Karim. Pantas Ustad Felix maupun artis-artis papan atas Indonesia lainnya bisa hijrah setelah rutin mengikuti kajian beliau (selain karena memang diridhoi Alloh ya). Saya yang orangnya ga gampang nangis pun sempat berkaca-kaca mendengar tauziahnya. Bukan karena akting, tapi karena saya merasa bahwa banyak hal-hal yang lupa saya syukuri. Banyak keluh kesah hanya karena doa-doa yang saya panjatkan tak sesuai dengan desain yang Alloh rancang untuk saya. Saya sering lupa, bahwa Dia selalu memberi yang terbaik, yang saya butuhkan, bukan yang saya inginkan.

“Jangan memaksa Alloh, karena Alloh tahu yang terbaik,” kata beliau.

Yup.. Tema kajian kemarin adalah tentang tawakal. Tawakal menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah pasrah diri kepada kehendak Alloh; percaya dengan sepenuh hati kepada Alloh. Pasrah diri itu tidak boleh ditelan bulat-bulat, karena pasrah diri hanya bisa dilalui jika ikhtiarnya (usaha) sudah maksimal. Seperti halnya jika kita akan bepergian ke luar kota. Ikhtiar kita adalah mengunci rumah, menutup jendela, dan melakukan usaha meminimalisir kejahatan lainnya. Tapi jika akhirnya rumah kita kebobolan maling, itu berarti atas ijin Alloh dan kita harus tawakal, pasrah diri kepada kehendak Alloh, pasti ada hikmah di setiap kejadian. Nah, beda lagi kalau kita pergi tanpa mengunci rumah, tanpa menutup jendela, ya pantas saja kebobolan maling! Itu salah kita sendiri, sebab ikhtiar kita kurang sempurna.

“Tawakal adalah urusan hati, yang berkaitan dengan masalah akidah. Tawakal itu hanya kepada Alloh, tidak berkaitan dengan sebab akibat, dan Alloh mencintai orang yang bertawakal. Contohnya, orang ingin pergi ke Bandung. Tapi dia hanya berdoa saja di tepi jalan tanpa menghentikan bus atau mencari tahu bagaimana caranya agar sampai Bandung, ya jelas ga sampai-sampai ke tujuan. Harus ada ikhtiar dibalik tawakal,” lanjutnya.

IMG-20160303-WA0000

Continue reading