Jan 31 2018

Taman Tirtoyoso Kediri

Nahhh.. Baru kali ini saya ke Taman Tirtoyoso Kediri, tidak untuk berenang, tapi benar-benar ke tamannya, hehe. Sebelumnya, Taman Tirtoyoso ini terkenal dengan kolam renangnya. Dulu zaman saya masih SMA, kolam renangnya cuma ada dua, yang besar dan yang kecil. Sekarang, dalamnya sudah direnovasi besar-besaran, terutama bagian kolam renang anak-anak. Jadi seperti mini waterpark-lah.. cukup kalau bikin Fazna senang, hehe. Tapi kali ini kami tidak masuk kolam renangnya, karena kami main di tamannya. Di tamannya ada apa saja ya?

Ada taman kelincinya! Meskipun di sekolah Fazna ada kelincinya juga, tapi dia happy banget bisa pegang, gendong, dan kejar kelinci sepuasnya. Seingat saya, masuk taman kelinci ini ga bayar deh, cuma bayar parkir doang. Sebaiknya, kesininya bawa makanan kelinci ya, biar kelinci-kelincinya mau semakin dekat dengan kita.

Continue reading


Jan 23 2018

Libur Sekolah

Pertengahan Desember lalu Fazna libur sekolah. Ga tanggung-tanggung liburnya, hampir tiga minggu! Hehehe.. Alhamdulillah jadi bisa mudik ke Kertosono. Baru mendarat di Surabaya kami langsung ke Grand City. Karena musim liburan, biasanya di mal-mal banyak sekali permainan-permainan musiman, seperti dibawah ini. Berawal dari lihat insta-story-nya teman, saya jadi tahu kalau di mal tersebut sedang ada arena bermain salju. Langsung ke TKP deh!

Nah, si Fazna ini terobsesi banget dengan salju-saljuan gara-gara film Frozen, hehehe. Meskipun sekarang favoritnya berubah dari Frozen ke My Little Pony, tapi dia tetap excited dengan salju-saljuan itu. Beruntung pas pulang (dan transit dirumah Surabaya) kemarin pas ada arena bermain salju.


Continue reading


Jan 21 2018

Kenangan

Hallo semua.. Tumben nih saya bisa nulis malem-malem, hehe.. Dikarenakan suami lagi lembur di kantor, Fazna juga sudah tidur, gara-gara td siang ga mau tidur siang, jadi saya bisa me time sekarang, mumpung hari Sabtu sih, jadi saya ngebolehin Fazna untuk ga tidur siang.

Btw, sebenarnya saya ga ingin menulis apa pun tentang dia, sekarang, lusa atau kapan pun. Tapi ga tau, rasanya ada yang mengganjal gitu, datangnya timbul tenggelam. Padahal sudah cerita ke suami, ke sahabat deket, relaksasi (sendiri), tapi tetep berasa ada luka yang menganga. Mungkin saya terlalu melekat dengannya, mungkin saya terlalu ketergantungan dengannya, atau mungkin saya yang terlalu melankolis alias lebay. Tiap mengingat dia atau ngomongin dia, saya selalu nangis, ga bisa ga. Pura-pura kuat, ujung-ujungnya juga nangis (seperti saat ini).  Continue reading