Eh, Beneran Sudah Nikah?

Alhamdulillahirrobbilalamin…

Finally,, My beloved friend got married..

Semoga menjadi keluarga yang Sakinah.. Mawaddah.. dan Warohmah ya Zah… Amiennn..

Saat Akad Nikah

Punya tetangga yang seumuran itu enak.. Apalagi satu sekolah.. Baik sekolah formal maupun non formal.. Satu SD.. Satu SMP.. Satu guru ngaji.. Satu guru karate.. Dan tentu saja orang tua saya seperti orang tuanya, begitu pun sebaliknya. Jadi yang diobrolin pun tidak jauh-jauh dari lingkungan rumah kami..

Bersama-sama dengan teman-teman SMP 1 Kertosono

Sebenarnya persahabatan yang berdasarkan “tetanggaan” ini berjumlah tiga orang. Ada saya sebagai wanita yang berpredikat “paling lelet”, ada Ika Usfarina sebagai wanita yang berpredikat “paling pinter”, dan yang terakhir Aziza Silvia sebagai  wanita yang berpredikat “paling polos” diantara kami. Kata Ayu Utami dalam Bilangan Fu, jika bisa diibaratkan, persahabatan kami itu seperti bentuk segitiga. Masing-masing individu memiliki porsinya sendiri-sendiri. Jika tidak ada “satu bagian”, maka kami tidak bisa disebut “segitiga”. Jika tidak ada “satu bagian”, maka dua diantara kami hanya akan berupa sebuah “sudut”. Tidak bisa menjadi bentuk “segitiga”, dimana bentuk ini adalah ruang yang biasa kami isi dengan cinta dan kasih sayang. Begitulah persahabatan kami.

Segitiga Persahabatan (sayang Ika tidak bisa datang di pernikahan Aziza)

Adalah sesuatu yang mengharukan dan mengejutkan ketika kami akan menikah (insyAlloh) di tahun ini dengan bulan-bulan yang hampir bersamaan tanpa terencana sebelumnya. Bayangkan.. Teman sedari kecil akan menikah secara hampir bersamaan! Hihihi.. Saya tidak habis pikir, mengapa kita begitu kompak sekali, bahkan ketika akan menempuh hidup dengan seorang suami pun harus hampir bersamaan, hihihi. Hmmmm.. Semua jadi terasa cepat berlalu.

Yang paling muda yang paling cepat menikah. Ini mengapa judul tulisan saya “Eh, beneran sudah nikah?” karena saya masih belum percaya.. Si “paling polos” sudah menikah.. Hehehe..

 Selamat ya Zah… Semoga pernikahanmu diberi keberkahan dari Sang Maha Pengatur.. Amien..



8 Responses to “Eh, Beneran Sudah Nikah?”

Leave a Reply