SaYap iNi Ingin TerBang

Ingiiiin… sekali bisa membantu mereka yang sedang kesusahan dalam menghadapi cobaanNya. Bukannya aku sendiri tanpa masalah. Tapi jika dibandingkan dengan masalahku, masalah mereka terasa lebih berat. Untuk itu, naluri keperempuananku tergerak. Aku merasa “wajib” mendengarkan mereka bercerita, menangis, ataupun tertawa bahagia. Melihat bagaimana mereka bercerita, ikut merasakan apa yang mereka rasakan, memberikan sentuhan yang mereka butuhkan saat ini, membuatku bersyukur. Selalu tentang cinta… cinta.. dan cinta… Tapi kemampuanku adalah mendengarkan mereka. Cuma mendengarkan mereka, selagi mereka membutuhkan itu… Cinta. Satu kata, beribu makna…

Aku merasa bersyukur… bisa bertemu dengan serpihan cinta yang kukira takkan bisa tumbuh seperti saat ini. Takkan pernah kusangka jika cinta ini bisa membuatku bahagia, membuatku bisa “hidup” kembali dalam tidur panjangku. Aku mencintaiNya, juga mencintainya. Cintanya pada Dia membuatku menghembuskan nafas dalam-dalam, betapa dirinya sungguh berarti dalam setiap detik suatu masa. Selalu ada yang berbeda antara dirinya dengan yang lain. Selalu ada memori yang tak terhapuskan oleh zaman. Selalu ada alasan kenapa aku membutuhkannya untuk semangat menjalani detak jantung.

Mendengarkan seseorang berbicara lebih bisa menjadikanku lebih bijaksana, daripada harus aku yang bicara. Selain tak pandai mengurai kata dalam dialog, melihat mata mereka yang terdiam namun berbicara membuatku tersadar arti sebuah kejujuran.

Selalu meminta padaNya disaat genting saja. Tak peduli Sang Pencipta Segala disaat cinta bersambut dengan kasih. Tak peduli ketika keinginan bersambut kebutuhan yang terkabulkan. Pernahkah kau berpikir, bagaimana perasaan seorang Kekasih yang sebenarnya, jika kau tetap melakukan hal-hal yang sama? Pasti cemburu. CemburuNya pasti. Selalu berhati-hati dalam menjaga diri, hati, dan hari.

Pemilikku… berikan lah apa yang sudah Kau gariskan untukku…

Pemiliknya… berikan lah apa yang sudah Kau tetapkan untuknya..

yang terbaik tentu… 🙂

Terima kasih telah mempertemukanku dengannya..

Terima kasih cerita pertemuan indah (hampir) setahun yang lalu…

Aku mencintai Mu..

Aku menyanyangimu…

🙂



2 Responses to “SaYap iNi Ingin TerBang”

Leave a Reply