PojOk KamPus

Fakultas Ilmu Budaya terletak di Universitas Airlangga kampus B. Mestinya fakultas ini menjadi fakultas yang lebih bermoral dan berbudaya baik, daripada fakultas-fakultas yang lain. Karena banyak orang dari mancanegara yang ingin belajar dan memahami budaya kita, Indonesia. Tapi tidak demikian dengan kenyataannya. Sudah keempat kalinya proyektor fakultas dicuri orang. Yup, empat proyektor hilang tak berbekas. 🙁

Bisa dibayangkan, bagaimana mereka akan membawa “oleh-oleh” kebudayaan yang sempat terjadi di fakultas tempat bertemunya bule-bule itu?? Huufff… Malu ya??? >_<

IMG_0771

Pada pencurian yang pertama, tiga proyektor hilang ketika sehari sebelumnya ada acara dikampus. Waktu itu, heboh sekali, sampai mendatangkan polisi untuk mendeteksi siapa yang berhasil mendapatkan proyektor dengan mudah (tiga sekaligus dalam semalam low…keren ya…). Namun hasilnya nihil. Polisi didatangkan hanya untuk “terlihat” peduli saja. Tidak ada penanganan lebih lanjut untuk kasus ini. Dan tadi pagi, kami dicengangkan kembali oleh hilangnya proyektor di kelas yang paling mewah di fakultas.

Bu Adi: Maaf saudara-saudara… Ada gangguan dengan proyektornya

Aku: (melihat ke atas) hah??

Bu Adi: proyektor kita habis dicuri.

Aku: maneh????

Walah-walah… mungkin uang dari hasil penjualan tiga proyektor sebelumnya sudah habis, makanya pencurine beraksi lagi. Banyak yang beranggapan kalo pencurinya tak lain adalah orang dalam sendiri. Kalau bukan orang dalam, tak kan mungkin secepat itu bisa mengambil proyektor yang tempatnya sangat tinggi serta di kerangkeng dengan rapat. Menurut cerita dari komik “Detektif Conan” kan seperti itu. Kalo ada pencurian atau pembunuhan, pelakunya mesti orang dalam, yang tak jauh-jauh dari “target operasi”. Selain mereka sudah menguasai medan dengan baik, mereka juga pasti sudah mengawasi penjaganya (bukan penjaganya yang mengawasi pencurinya, dasar maling!!! Bisa… Aja…).

Polisi pun mengaku bingung menentukan indeks (petunjuk) dari sidik jari pelaku. Busyet… Keren nie pencurinya, lebih cerdas. Upaya apa ya, yang bisa membuat efek jera bagi pelaku dan yang “akan” jadi pelaku lagi? Mungkin jika mencuri hukumannya potong tangan akan lebih praktis. Orang mencuri bakalan takut duluan membayangkan hukuman yang akan mereka rasakan jika sampai ketahuan. Tapi apa ya tega, orang yang mau motong tangan oranglain itu? Apalagi, hukum di Indonesia bukan hukum Islam, tapi hukum yang lebih pluralistik.

Pertahanan apalagi yang bisa digunakan untuk mengantisipasi “awasan” si pencuri ya? Kok yo gak ikut prihatin, lawong fakultasku masih tergolong baru. Masih butuh penanganan ekstra untuk membangun fakultas yang belum berumur dewasa ini. Ac aja kadang hidup kadang mati. Orang merokok masih lalu lalang. Lantai kinclong pun baru kami rasakan. Gitu proyektor yang dikerangkeng kok yo dicuri… Gak hanya satu pisan.. nyurine rombongan`e.. Kecewa berat aku… :((((

Aku berharap, pencurinya segera tertangkap. Semoga ini menjadi pencurian terakhir yang terjadi di FIB. Bagaimanapun juga… Aku cinta fakultasku kok… Pasti suatu saat akan berkembang dengan eksistensinya sendiri… mengukir prestasi…

Ada saran untuk keamanan di fakultasku ???

NB: barusan aku nanya salah satu petugas fakultas, ternyata FIB sudah pernah kehilangan LIMA proyektor,,, gag cuma empat.. gag tau dweh satunya ilang diruangan brapa n kapan… FIB.. FIB… 🙁



5 Responses to “PojOk KamPus”

  • cencen Says:

    biasanya tau proyektor barang mahal dan mudah dicuri biasanya tiap kelas diberi cctv untuk monitor keadaan kelas dari ruang satpam. at least bisa bikin pencuri berpikir ulang untuk mencuri karena aktifitasnya terekam.
    Tapi sialnya di kampusku malah cctv nya yang dicuri. Piter pinter maling sekarang.

  • diva Says:

    @cencen:cctv??waduh…tradisi seperti itu gag da di kampusku…
    kalo di kampusmu, yang dicuri cctv nya dulu baru proyektornya???

  • cencen Says:

    kalo udah puas nyuri cctv kyakke gak minat ama proyektornya. Lagian di kampus benyak satpam berkeliaran jadi udah gak pernah lagi sekarang 🙂

  • tootoo Says:

    walaaahh..kampusmu maling thok..di FE proyektor sak pirang2 ae gak enek sing maling..xixixixiix

  • diva Says:

    @cencen:enak satpamnya bnyk…di tempatku yang ada penjaga tua..
    @tootoo:iyo…makane…aku dewe yo nggumun…fakultas nyar malah dadi inceran…

Leave a Reply