Review Lelaki Harimau

Buku ini tipis, tapi berbobot. Cuma butuh satu pertanyaan, mengapa Anwar Sadat dibunuh Margio, untuk akhirnya Eka Kurniawan sebagai penulis, memberikan pengalaman pembacaan yang sangat apik bagi saya. Seperti novel Eka Kurniawan lainnya, alurnya yang maju mundur ga bikin bingung, malah bikin ketagihan.

Di dalam novel ini, ada poin yang bisa diambil, yaitu tentang KDRT. Anak yang tumbuh dengan hardikan dan pukulan setiap hari (yang dilakukan oleh bapaknya), sangat mempengaruhi kejiwaan (istri dan) anak-anaknya. Margio dan Mameh, adiknya, adalah anak-anak yang tumbuh dengan tidak kebahagiaan ini, bisa dikatakan mereka adalah korban.

Banyak orang yang berpikir bahwa kebahagiaan rumah tangga itu memerlukan campur tangan suami dan istri, tapi dalam pandangan saya, seorang suami harus ektra mewujudkan kebahagiaan rumah tangganya. Keharmonisan keluarga bermula dari seorang suami. Karena ketika suami sudah melaksanakan kewajiban-kewajibannya (misalnya: nafkah lahir batin), maka kewajiban-kewajiban seorang istri (yang baik) pasti akan berjalan dengan sendirinya, otomatis. Ada berapa banyak kehidupan rumah tangga yang ‘gugur’ dalam perjalanannya karena seorang suami tak melaksanakan kewajibannya? Seperti dalam novel ini. Komar, ayah Margio adalah sosok ayah yang cuek, tidak penyayang, dan pelaku kekerasan. Tak cuma anak-anaknya, istrinya, Nuraeni juga korban dari keganasan suaminya.

Oleh sebab itu, meski Margio dari luar terlihat anak yang baik-baik saja, tapi batinnya begitu terluka, dia begitu mendendam ayah kandungnya sendiri. Berkali-kali ia ingin membunuh ayahnya sendiri, tapi hal itu tak dilakukannya juga, hingga ayahnya meninggal karena sakit. Betapa dzolimnya jika orang seperti Komar ini ada dikehidupan nyata. Dia hampir tak pernah menyenangkan keluarganya, naudzubillah..

Begitu juga dengan Nuraeni. Sosok perempuan yang mendamba kasih sayang dan kelemah lembutan ini tak pernah mendapatkan kebutuhan batinnya dari suaminya sendiri. Jadi ketika ada lelaki lain, Anwar Sadat, yang merupakan majikan tempat dia bekerja, memberikan perhatian yang sangat dia dambakan, maka dengan mudah dia menerimanya. Mereka bercinta di rumah Anwar Sadat dimana-mana dengan ganas, hingga berbuah kehamilan (baca sendiri ya.. ahati-hati membayangkan yang iya-iya, hehehe).

Meski Margio dan Maharani, anak dari Anwar Sadat, saling menyukai, tapi  akhirnya Margio mengalah. Dia menolak cinta Maharani karena tahu bahwa ibunya, Nuraeni mencintai Anwar Sadat. Tak mudah berada di posisi seorang Margio yang mencintai ibunya, tapi disaat yang bersamaan menginginkan cinta Maharani sekaligus (yang bagian ini sweet banget ya?).

Ketika Margio mendatangi Anwar Sadat untuk mengijinkan Nuraeni agar dinikahi Anwar Sadat, ternyata Anwar Sadat enggan meneruskan hubungan dengan wanita janda ini karena banyak alasan. Dalam novel ini, Anwar Sadat memang diwujudkan sebagai play boy yang sangat memahami wanita. Tentu saja Margio marah besar. Dia sangat menyayangi ibunya, tahu betul bahwa ibunya bahagia sekali disetubuhi oleh Anwar Sadat. Dan akibat penolakan itu berujung fatal. Harimau yang merupakan “perewangan” milik Margio menguasai emosinya. Margio membunuh Anwar Sadat dengan mengoyak bagian leher Anwar Sadat.

“Bukan aku,” kata Margio tenang dan tanpa dosa. “Ada harimau di dalam tubuhku.”

Ngeri-ngeri sedap ya ceritanya, hehehe. Sebenarnya saya ingin mencantumkan beberapa kutipan-kutipan dalam novel ini, eh tapi ternyata novelnya ga ada ditempat, mungkin sedang dibuat mainan si bocah, wekekeke. Ga nyesel baca dan menjadikan novel ini sebagai koleksi, karena penulisannya bagus banget, susah ditiru, ceritanya pun syarat makna, bagi yang mau mengambil hikmah. Selamat untuk buku kerennya ya mas Eka Kurniawan!



2 Responses to “Review Lelaki Harimau”

  • fatma puri Says:

    iya dek, aku juga tercengang liat penggambaran tokoh dan deskripsi latar kejadiannya juga. psikologis banget. hehe.
    bagus dibaca anak kuliahan, biar gak terlalu mudah men-judge sesuatu dari luarnya saja 🙂

  • diva Says:

    iya mbak.. biar ga cinta-cintaan mulu isinya.. hehehe.. ada hal lain yang bisa ditulis dan dibaca, yaitu efek jika cinta itu tidak ada dalam sebuah keluarga.. wih.. ngeriiii..

Leave a Reply