Wisuda dan “Aksesoris”nya :D

Saatnya menumbuhkan rasa cantik pada diri sendiri!! Hihihi..narsis ya? Sekali-kali mensyukuri apa yang sudah berikan Alloh kepadaku ga da salahnya kok.. Semua perempuan pada dasarnya cantik..asal dia mau bersyukur. Okey, kembali ke topik semula. Wisuda. Hasil penelitian beberapa orang (dan sudah kubuktikan sendiri), wisudawati untuk S1 kebanyakan selalu bingung (baca:umeg) dengan gelungannya, jilbabnya, makeup nya, karena mereka baru pertama kali memakai toga lengkap dengan kebaya dan high heelnya. Meskipun ga ada aturan seperti itu, tapi sudah menjadi rahasia umum, para wisudawati selalu memakai pakaian demikian. Seperti yang kita ketahui, kebaya adalah pakaian yang dipakai oleh orang Jawa ketika ada acara-acara penting, termasuk wisuda.

P1030590DSC_4821Dan tentu saja aku ga ingin melewatkan hari spesial itu dengan begitu saja. Hehehe.. Berbekal kepinginan kebaya warna tertentu dengan model yang unik, akhirnya aku berangkat ama Nita ke JMP. Kalo mau nyari kain kebaya, dari yang murah ampe muahal, dari yang model biasa ampe luar biasa, semua ada di JMP. Tinggal sesuaiin harga display ma yang di dompet aja..hihihi. Awalnya aku pingin kebaya warna hijau lumut. Pingin keliatan seger aja dengan memakai warna hijau. Tapi setelah masuk ke toko kain dan melihat warna ungu salem yang tinggal satu potong, rasanya aku langsung jatuh hati dan segera memutuskan untuk berubah haluan, dari hijau menjadi ungu. Hehehe.. plin plan ya.. Lha warna hijau yang mengena di hati ga ketemu-ketemu, ya udah, ungu aja. Oiya, kebanyakan, kain-kain kebaya yang ada di JMP itu berasal dari India. Padahal kebaya kan pakaian tradisional Jawa, tapi kenapa bahannya dari India ya? Tuing-tuing. Kalo misalnya pakaian tradisional, mestinya kan dibuat sendiri oleh negara tersebut, dipopulerkan oleh negara itu sendiri juga, tapi nyatanya ga berlaku untuk kebaya.. Hm.. sayang sungguh sayang..

Setelah bolak balik ngurusi pakaian, make up, serta salon jilbab, akhirnya acara wisuda pun datang juga dan aku pun ternyata datang terlambat di auditorium kampus c. Hehehe..sebenernya gag telat-telat amat sie..habis jalannya macet low..jadi ya mau gimana lagi..untungnya pintu auditori masih terbuka untukku..hihihi.. Wisudawan angkatanku (2006) terhitung sedikit. Sedihnya lagi, wisuda kali ini dibagi  menjadi tiga hari, Sabtu, Minggu, Senin (20, 21, 22 Nop 2010). Haduhhh..jadi gag bisa rame2 dweh, gag bisa wisuda bareng salah satu anggota Kepompong juga, Nita. Tapi bersyukur mereka mau datang di hari spesialku. Dan esoknya, kami pun datang di hari spesial Nita.

P1030587

P1030596

P1010012

Hmm.. jujur ada moment yang kurang, tepat di hari wisudaku… bunga mawar putih!!! Aku tergila-gila dengan mawar putih. Bahkan kalo memang reinkarnasi itu ada, aku mau jadi mawar putih aja. Hehehe..aku ga pernah bosen dengan spesies yang satu itu. Selain bentuknya yang cantik, warnanya juga sangat menyejukkan jiwa (halah lebay ya?). Tapi beneran..mawar putih adalah bunga yang ga tertandingi wujudnya (menurutku). Ya itu.. agak iri dengan orang-orang yang dapat mawar putih berbelas-belas tangkai, sayang aku ga dapat setangkai pun. Hm..nasib-nasib..manyun aja dweh. Ya wez.. ntar aja kalo wisuda S2 (amien). Semoga ada berpuluh-puluh mawar putih menanti dan tentu saja dibawa oleh pangeran hati (hihihi..amien lagi).

IMG_1585Ada hal lain yang perlu disyukuri, lebih dari sekedar ga ada yang ngasih bunga mawar. Meskipun ak gag jadi salah satu mahasiswa yang dipanggil dua kali untuk salaman sama rektor (itu berarti IPK terbaik sefakultas), tapi alhamdulillah nilaiku cumlaude juga dengan sks 157. Aku sie sebenarnya juga ga nyangka bisa cumlaude, hehehe. Lawong senengane mbolos, di kelas ngantukan, ato bahkan ngbrol ma teman-teman (maaf pak bu dosen!!). Bedjo thok kethoke.. ;p. Ketika prosesi dipanggilnya mahasiswa yang punya otak encer di atas rata-rata itu, orang tuanya dipersilahkan untuk berdiri juga. Ya ampun.. rona wajah orang tuanya itu kebanyakan terharu. Pasti mereka bangga banget punya anak yang sedemikian cerdasnya. Pengen rasanya melihat orang tuaku bangga dengan prestasiku, yang ternyata pas-pasan banget. Hm..harus kerja keras nie biar bisa membahagiain orang tua. Maaf ya ayah bunda… aku merasa belum bisa membuat kalian bangga terhadapku..

Setelah puas berhaha hihi dengan teman-teman, kami pun meluncur di studio foto. Ya ampun..aku lupa belum daftar sebelumnya!!! Alhasil kami pun harus sabar mengantri. Bagi temen-temen yang ingin foto-foto setelah wisuda, dianjurkan untuk daftar dulu ya. Kalo gag, kalian bakalan nunggu ampe kering low. Dan ternyata penantian kami pun tidak sia-sia. Hasilnya ga buruk-buruk amat. Oiya,,aku juga foto-foto di depan fakultasku tersayang low. Hehehe..pede aja diliatin mahasiswa-mahasiswa yang ngetawain usaha ku untuk mengabadikan fakultasku sendiri, emang gue pikirin, hihihi..

Hhhhmmmm… akhirnya, setelah prosesi wisuda dilaksanakan dan pengambilan ijazah usai, aku ga ada alasan lagi untuk bolak balik kampus. Oiya..aku juga udah boyongan alias ga ngekost lagi di Srikana 28. Waktu ringkes-ringkes barang..rasanya hatiku terharu banget. Selama hampir empat tahun, kamar ini menjadi saksi, bagaimana hatiku bergejolak seperti roll coaster. Aku bener-bener sayang dan menikmati setiap waktu bersama kamar ini. Tempat merenung sekaligus pelarian dari masalah-masalah yang pernah kuhadapi. Berbicara sendiri menatap langit-langit, berharap ada sautan gaib tiba-tiba. Singkatnya empat tahun.. gtau mesti seneng atau sedih, karena semua bercampur jadi satu kayak gado-gado. IMG_1567

IMG_1581

Untuk teman-teman seangkatanku yang belum wisuda, jangan menyerah kawan, nikmati setiap detik perjuangan kalian! Aku disini menunggu proses kalian berakhir. Begitulah keribetan wisuda besera tetek bengeknya. Semoga aku bisa menjadi wisudawan lagi, beberapa tahun mendatang. Amien. Sekarang, mau jadi apa aku, kau, dan kalian? Yuk berjuang!!!



12 Responses to “Wisuda dan “Aksesoris”nya :D”

Leave a Reply