Yeay! Tugu Monas! :-D

“Ayo ke Monas yuk”, ajakku.
“Idih..udik banget”, ejek seorang kawan padaku.
“Aku kan belum pernah tau”, jawabku sambil manyun.
“Ya wez lah..semoga ntar disana ga ketemu temenku dweh”, lanjutnya.
Haduh…emng kalo pengen tau Monas sama dengan udik ya? Heran..endel banget nie anak..
Padahal nyampe sana ternyata banyak juga kok yang menikmati Tugu Monas. Apalagi ada taman hutan kota di sekitar Monas yang dahulu dikenal dengan nama Lapangan Gambir. Kemudian sempat berubah nama beberapa kali menjadi Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas dan kemudian menjadi Taman Monas sampai sekarang.
Monas atau Monumen Nasional merupakan ikon kota Jakarta. Terletak di pusat kota Jakarta, menjadi tempat wisata dan pusat pendidikan yang menarik bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Monas didirikan pada tahun 1959 dan diresmikan dua tahun kemudian pada tahun 1961.
Keseluruhan bangunan Monas dirancang oleh para arsitek Indonesia yaitu Soedarsono, Frederich Silaban dan Ir. Rooseno. Pada tanggal 17 Agustus 1961, Monas diresmikan oleh Presiden Soekarno.
Dan mulai dibuka untuk umum sejak tanggal 12 Juli 1975.

Yuk kita preteli bagian-bagian Monas yuk…

DSC002011. Ukuran dan Isi Monas
Monas dibangun setinggi 132 meter dan berbentuk lingga yoni. Seluruh bangunan ini dilapisi oleh marmer.

2. Lidah Api
Di bagian puncak terdapat cawan yang di atasnya terdapat lidah api dari perunggu yang tingginya 17 meter dan diameter 6 meter dengan berat 14,5 ton. Lidah api ini dilapisi emas seberat 45 kg. Lidah api Monas terdiri atas 77 bagian yang disatukan.

3. Pelataran Puncak
Pelataran puncak luasnya 11×11 m. Untuk mencapai pelataran puncak, pengunjung bisa menggunakan lift dengan lama perjalanan sekitar 3 menit. Di sekeliling lift terdapat tangga darurat. Dari pelataran puncak Monas, pengunjung bisa melihat gedung-gedung pencakar langit di kota Jakarta. Bahkan jika udara cerah, pengunjung dapat melihat Gunung Salak di Jawa Barat maupun Laut Jawa dengan Kepulauan Seribu.

4. Pelataran Bawah
Pelataran bawah luasnya 45×45 m. Tinggi dari dasar Monas ke pelataran bawah yaitu 17 meter. Di bagian ini pengunjung dapat melihat Taman Monas yang merupakan hutan kota yang indah.

5. Museum Sejarah Perjuangan Nasional
Di bagian bawah Monas terdapat sebuah ruangan yang luas yaitu Museum Nasional. Tingginya yaitu 8 meter. Museum ini menampilkan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Luas dari museum ini adalah 80×80 m. Pada keempat sisi museum terdapat 12 diorama (jendela peragaan) yang menampilkan sejarah Indonesia dari jaman kerajaan-kerajaan nenek moyang Bangsa Indonesia hingga G30S PKI.

Sayang sungguh sayang..aku kesana pas Monas hampir tutup.. Jadi ga bisa lihat museum ataupun naek sampai pelataran atasnya nie.. Kesorean sie.. 🙁 Lain kali aja dweh kalo ada waktu dan kesempatan lagi..hihihi.. Terima kasih buat yang sudah mau mengantarkan aku.. 😀

DSC00204

Sumber informasi: http://terselubung.blogspot.com/2010/07



3 Responses to “Yeay! Tugu Monas! :-D”

Leave a Reply